Studi Metode Klasifikasi Machine Learning dengan Gray Level Co-occurrence Matrix Pada Sistem Pengenalan Bunga

Penulis

  • Regina Lionnie (Scopus ID: 53264393700) Universitas Mercu Buana
  • Mudrik Alaydrus

DOI:

https://doi.org/10.22441/incomtech.v15i2.16007

Kata Kunci:

GLCM, klasifikasi, machine learning, pengenalan bunga

Abstrak

Bunga adalah produsen terpenting di bumi yang dapat tumbuh di berbagai iklim dan habitat. Tidak seperti klasifikasi objek sederhana pengenalan bunga dan klasifikasi bunga adalah tugas yang menantang karena beberapa kelas bunga dapat memiliki fitur yang serupa: beberapa bunga dari jenis yang berbeda memiliki warna, bentuk dan penampilan yang serupa. Studi penelitian ini membandingkan dan melakukan optimasi parameter pada beberapa metode klasifikasi pada machine learning dan kombinasinya dengan metode ekstraksi fitur gray level co-occurrence matrix berbasis pengolahan citra digital. Sistem pengenalan klasifikasi bunga dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu metode ekstraksi ciri dan metode klasifikasi. Kemudian proses pengenalan menghasilkan akurasi sistem. Database bunga yang digunakan menggunakan 10 kelas bunga dan setiap kelas bunga berisi 80 citra bunga digital. Total citra dalam database yang digunakan dalam penelitian ini adalah 800 citra.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Regina Lionnie, (Scopus ID: 53264393700) Universitas Mercu Buana

Referensi

B.R. Mete, & Ensari, T. (2019, October). Flower classification with deep cnn and machine learning algorithms. In 2019 3rd International Symposium on Multidisciplinary Studies and Innovative Technologies (ISMSIT) (pp. 1-5). IEEE. S. M. Metev and V. P. Veiko, Laser Assisted Microtechnology, 2nd ed., R. M. Osgood, Jr., Ed. Berlin, Germany: Springer-Verlag, 1998.

H. Hiary, Saadeh, H., Saadeh, M., & Yaqub, M. (2018). Flower classification using deep convolutional neural networks. IET Computer Vision, 12(6), 855-862.H. M. Deitel, P. J. Deitel, “Strings and characters,” in Java How To Program, 4th Ed. Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall, 2002, ch. 10, sec. 5, pp. 542 – 547.

Y. Zheng, Zhang, T., & Fu, Y. (2021). A large-scale hyperspectral dataset for flower classification. Knowledge-Based Systems, 107647.

I. Patel, & Patel, S. (2020). An Optimized Deep Learning Model For Flower Classification Using NAS-FPN And Faster R-CNN. International Journal of Scientific & Technology Research, 9(03), 5308-5318.

M. Cıbuk, Budak, U., Guo, Y., Ince, M. C., & Sengur, A. (2019). Efficient deep features selections and classification for flower species recognition. Measurement, 137, 7-13.

M.E. Nilsback, & Zisserman, A. (2006, June). A visual vocabulary for flower classification. In 2006 IEEE Computer Society Conference on Computer Vision and Pattern Recognition (CVPR'06) (Vol. 2, pp. 1447-1454). IEEE.

Diterbitkan

2025-09-09

Cara Mengutip

[1]
R. Lionnie dan M. Alaydrus, “Studi Metode Klasifikasi Machine Learning dengan Gray Level Co-occurrence Matrix Pada Sistem Pengenalan Bunga”, InComTech, vol. 15, no. 2, hlm. 90–98, Sep 2025.

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>