Analisis Wacana Kritis Teks Pada Artikel Tahun-tahun Berliku Memberantas Korupsi dalam buku Perlawanan Sehormat-hormatnya Terkait Alih Status Pegawai KPK

Penulis

  • Priharsa Nugraha Universitas Mercu Buana
  • Abdul Rahman Universitas Mercu Buana

DOI:

https://doi.org/10.22441/mediakom.v14i2.29893

Kata Kunci:

Komunikasi, Analisis Wacana Kritis, TWK

Abstrak

Salah satu konsekuensi perubahan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi adalah beralihnya status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada pelaksanaannya, proses peralihan tersebut memunculkan kontroversi saat Pimpinan KPK memutuskan untuk memberhentikan sejumlah pegawai karena tidak lolos dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Aneka perlawanan yang dilakukan, tak berhasil membatalkan putusan itu. Para pegawai yang dikeluarkan tersebut kemudian membentuk sebuah organisasi yang bernama IM57+, yang kemudian membuat sebuah buku Berjudul Perlawanan Sehormat-hormatnya yang terdiri dari 25 artikel. Salah satu artikel dalam buku itu berjudul Tahun-tahun Berliku Memberantas Korupsi yang ditulis Yudi Purnomo, mantan pegawai sekaligus ketua Wadah Pegawai KPK.Penelitian ini dilakukan untuk mengkontruksi wacana dalam artikel tersebut terkait alih status pegawai KPK dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough, yang meliputi dimensi struktur teks, praksis diskursif, dan praksis sosiokultural.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-01-07

Cara Mengutip

Nugraha, P., & Rahman, A. (2025). Analisis Wacana Kritis Teks Pada Artikel Tahun-tahun Berliku Memberantas Korupsi dalam buku Perlawanan Sehormat-hormatnya Terkait Alih Status Pegawai KPK. MediaKom : Jurnal Ilmiah Komunikasi, 14(2). https://doi.org/10.22441/mediakom.v14i2.29893

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.