TINJAUAN BENTUK PENGGUNAAN BAHAN/MATERIAL RUMAH(BUMI) ADAT KAMPUNG CIKONDANG, DESA LAMAJANG
DOI:
https://doi.org/10.22441/narada.2019.v6.i2.001Keywords:
Bentuk, Material, Rumah Adat CikondangAbstract
This research at some part was an overview of previous studies which is standardization of the form of air circulation in Bumi Adat Kampung Cikondang, Village Lamajang and had been published in proceeding Sinden 2018.
Bumi Adat Cikondang as object research in the Village Lamajang is selected since there is only one traditional house left in this village and it has become the site of cultural heritage. Architecture of Bumi Adat is built around the 16th century, and currently is a part of tourism in West Java. The traditional house lost during the fire in 1942, and was not be built again because of local restriction believes as well as limited building material in the sacred woods. Bumi Adat is in total use of natural material, such as bamboo, wood and palm fibers.The use of natural materials for the whole building create the work that have been able to survive until now.
Methods used in this research is a qualitative methodology with descriptive analysis supported by observation and study in the field and study in literature review.The aimed at this research is to describing the shape of the use of natural material until become traditional building.
Downloads
References
Buku, jurnal, artikel
Arsitag. Mengenal jenis-jenis Material Kayu. Diambil dari https://www.arsitag.com/article/kayu
Desain rumah. Desain Bentuk Rumah Adat Cikondang dan Penjelasannya. Diambil dari http://www.rumahperumahan.com/2016/07/desain-bentuk-rumah-adat-cikondang-dan.html.
Disparbud Jabar. (2009). Data Kampung Adat di Jawa Barat. Online pdf. Diambil dari http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/fupload/Data%20Kampung%20Adat%20di%20Jawa%20Barat.pdf
Dwipuspitorini. 10 Oktober. Rumah Adat Cikondang.https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbbanten/2016/10/10/rumah-adat-cikondang/.Ruswandi, Andi. (2011). Perancangan Film Dokumenter Kampung Adat Cikondang. Perpustakaan UNIKOM. Bandung.
Echi. Kampung Adat Cikondang, Cagar Budaya Warisan Etnis Sunda yang Masih Terjaga. Diambil dari https://phinemo.com/kampung-adat-cikondang-rumah-adat-berusia-200-tahun-yang-masih-ada-hingga-sekarang/.
Hartiyono. (2015, 09 September). Bahan Penutup Atap pada bangunan/Rumah. Diambil dari https:// www.vedcmalang.com/pppptkboemlg/index.php/menuutama/departemen-bangunan-30/1286-h
Kabupaten Bandung. (2011, 29 Desember). Rumah Adat Cikondang. Diambil dari http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=24&lang=id.
Karya Tulis Ilmiah. (2015, 16 Agustus). Bambu. Diambil dari https://karyatulisilmiah.com/bambu/
Sari, Juwita. (2012, 8 Oktober). Dokumenter “Rumah Adat Cikondang”. Diambildari https://www.youtube.com/watch?v=011eFPilFJo.
Sriwardani, Nani & Savitri. (2018). Standarisasi Bentuk Sirkulasi Udara Bumi(rumah) Adat Kampung Cikondang, Desa Lamajang . Prosiding Sinden.
Wisma, Porto Folio. (2015, 19 Februari). Menelusuri Sejarah Rumah Adat Cikondang. Diambil dari https://portofoliowp.blogspot.co.id/2015/02/menelusuri-sejarah-rumah-adat-cikondang.html.
Narasumber
Illin, Abah. (2018, 16 Januari). Pemerhati budaya di Kampung Adat Cikondang.
Anom, Abah. (2018, 07 Agustus). Pemangku adat/kuncen/keturunan leluhur bumi adat Cikondang, wawancara di lokasibumi adat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
A writer who will publish their article in the NARADA Journal of Design and Art agrees to the following conditions:
- The author owns the copyright and grants the rights to NARADA Journal of Design and Art as the party entrusted with publishing the article for the first time simultaneously licensed under the "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0" License. This makes it possible for other people to share the work with a form of acknowledgment of authorship of the work and initial publication in this journal according to the authorship of the article provided.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for non-exclusive distribution of the published journal version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book) with acknowledgment of initial publication in the NARADA Journal of Design and Art.
- Authors are permitted and asked to post their work online (for example, institutional repositories or on personal websites) after the article publication process. This avoids double publication or multiple submissions which will affect the similarity of writing of the published work.
- In order to maintain the value of originality and similarity of articles sent or submitted. Authors are asked to temporarily remove or hide the original article from other online systems until they receive the results and decisions from the NARADA Journal of Design and Art regarding the decision to publish the article.
- The author, in this case the contributing author (Contributor Author), will be sent a form or letter stating the validity of the scientific work, signed on an IDR 10,000 stamp. Then the author will be asked to send the email to [email protected].
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









