Company’s Financial Condition, Debt Default, and Audit Committee on Defending Going Concern: Springate Model & Financial Company

Authors

  • Orlin Cicilia Universitas Mercu Buana

DOI:

https://doi.org/10.22441/jpma.v3i1.13550

Keywords:

Going Concern, Financial Classification (S-score), Debt Default, Komite Audit, Model Springate

Abstract

This research is studied is to know the analysis of the effect of financial condition and debt default on going concern. Sampling method used is purposive sampling method with special requirement or criteria of sample which is 60 financial institution companies listed on the IDX (Indonesia Stock Exchange) in 2015-2018. This research uses IBM SPSS 21.0 program and variety of journals and references relating to the topic of the research as well as other information from legal website on the internet. The result of this study shows that both financial condition and debt default don’t have effect to going concern with audit committee as a variable control.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Orlin Cicilia, Universitas Mercu Buana

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

References

Anita, Widya Febryari. (2017). Rasio keuangan : pemberian opini audit going concern oleh auditor (studi kasus pada perusahaan manufaktur di BEI). JRKA, Vol. 3, No. 2: 87-108

Daniri, Mas Achmad. (2014). Lead by GCG. Cetakan Pertama. Jakarta: Gagas Bisnis Indonesia Devi, Clara Azelia dan I Dewa Nyoman Badera. (2016). Keberadaan komite audit sebagai pemoderasi pengaruh ukuran perusahaan pada pemberian opini going concern. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, Vol 17, No. 2: 938-967

Ginting, Surinai dan Anita Tarihoran. (2017). Faktor-faktor yang mmpengaruhi pernyataan goiing concern. Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil, Vol 7, No. 1: 9-20

Halim, Abdul dan Sarwoko. (2013). Manajemen keuangan (Dasar-dasar pembelanjaan perusahaan). Cetakan kelima. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta

Higar, Abby Seno dan Achmad Djazuli. (2010). Analisis respon auditor terhadap asumsi Going Concern akibat krisis moneter dan financial distress model (study kasus pada perusahaan di BEI yang mengalami kerugian). Islamic Finance and Business Review, Vol 5, No. 1: 1-20

https://investasi.kontan.co.id (https://investasi.kontan.co.id/news/bei-kaji-kembali-penilaian-going-concern-emiten) (tanggal akses : 2 Desember 2019)

https://keuangan.kontan.co.id (http://keuangan.kontan.co.id/news/ojk-catat-industri-pembiaya-

an-bermodal-cekak-bertambah-di-bulan-agustus?page=all) (tanggal akses : 11 Desember 2019)

Irfana, Muhammad Jauhan dan Dul Muid. (2012). Analisis pengaruh debt default, kualitas audit, opinion shopping dan kepemilikan perusahaan terhadap penerimaan opini audit going concern. Diponegoro Journal of Accounting. Vol. 1, No. 2: 1-10

Kartika, Andi. (2012). Pengaruh kondisi keuangan dan non keuangan terhadap penerimaan opini going concern pada perusahaan manufaktur di BEI. Dinamika Akuntansi, Keuangan dan Perbankan. Vol. 1, No 1: 25-40

Kusumawardhani, Indra. (2018). Pengaruh kondisi keuangan, financial distress, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap opini audit going concern. Buletin Ekonomi. Vol. 16, No. 1: 121-136

Peter dan Yoseph. (2011). Analisis kebangkrutan dengan metode z-score altman, springate, dan zmijewski pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk periode 2005-2009. Jurnal Ilmiah Akuntansi, No. 4

Pravasanti, Yuwita Ariessa. (2017). Rasio keuangan : pemberian opini audit going concern oleh auditor (studi kasus pada perusahaan manufaktur di BEI). Jurnal Akuntansi dan Pajak, Vol. 17, No. 2: 24-35

Priyatno, Dwi. (2012). Cara Kilat Belajar Analisis Data dengan SPSS 20. Edisi Pertama.Yogyakarta: ANDI

Putra, Danang Anugrah, Ach. Syaiful Hidayat Anwar, dan Thoufan Nur. (2016). Pengaruh pertumbuhan perusahaan, kondisi keuangan perusahaan, dan opini audit tahun sebelumnya terhadap opini audit going concern. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, Vol. 6, No. 1: 857-864

Rahim, Syamsuri. (2016). Pengaruh kondisi keuangan perusahaan, kualitas audit, dan opinion shopping terhadap penerimaan opini going concern. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, Vol 11, No. 2: 75-83

Reeve, James M., Carl S. Warren, and Jonathan Duchac. (2014). Principal of financial accounting with conceptual emphasis on IFRS. Second Edition. Singapore: Cengage Learning Asia

Solikhah, Badingatus dan Kiswanto. (2010). Pengaruh kondisi keuangan, pertumbuhan dan opini audit tahun sebelumnya terhadap opini audit going concern. Jurnal Dinamika Akuntansi, Vol. 2, No. 1: 56-64

Sudaryono. (2014). Aplikasi Statistika untuk Penelitian. Edisi Pertama. Jakarta: Lentera Ilmu Cendekia

Sujarweni, V. Wiratna. (2017). Manajemen keuangan teori aplikasi dan hasil penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press

Sulistya, Ayu Febri dan Putu Dyan Yaniartha Sukartha. (2013). Pengaruh Prior Opinion, Pertumbuhan dan Mekanisme Corporate Governance pada Pemberian Opini Audit Going Concern. Jurnal Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana,, Vol. 5, No 1: 17-32

Tandungan, Debby dan I Made Mertha. (2016). Pengaruh komite audit, ukuran perusahaan, audit tenure, dan reputasi KAP terhadap opini audit gping concern. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, Vol 16, No. 1: 45-71

Utama, I Gusti Putu Oka Surya dan I Dewa Nyoman Badera. (2016). Penerimaan opini audit dengan modifikasi going concern dan faktor-faktor prediktornya.. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, Vol 14, No. 2: 893-919

Published

2023-08-11

How to Cite

Cicilia, O. (2023). Company’s Financial Condition, Debt Default, and Audit Committee on Defending Going Concern: Springate Model & Financial Company. Jurnal Pena-Mas Akuntansi, 3(1). https://doi.org/10.22441/jpma.v3i1.13550

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.