PEMBANGKITAN DATA ACAK TERSEBAR DIRECT SEQUENCE SPREAD SPECTRUM PADA LAJU DATA BERKECEPATAN RENDAH UNTUK APLIKASI TEKNOLOGI CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS

Authors

  • Budi Herdiana Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik & Ilmu Komputer, UNIKOM
  • Muhammad Aria Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik & Ilmu Komputer, UNIKOM
  • Jana Utama Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik & Ilmu Komputer, UNIKOM

DOI:

https://doi.org/10.22441/sinergi.2017.3.005

Keywords:

Spread spectrum, Pseudo niose generator, CDMA, Kode unik, Direct sequence

Abstract

Salah satu kelebihan utama sistem komunikasi Spread Spectrum adalah kemampuannya mengirimkan data informasi disertai kode-kode unik sehingga hanya perangkat penerima tertentu saya yang mampu mendeteksinya. Sangat banyak metode pembangkitan kode unik pada spread spectrum ini yang mana salah satunya adalah direct sequence. Penerapan metode ini banyak direalisasikan pada teknologi CDMA dikarenakan kesederhanaan rancangan dan relatif mudah dalam menganalisis karakteristik kerja sistemnya terutama bagian sebaran kode unik pada sebuah lebar pita transmisi radio. Sumber kode unik dalam penelitian ini berasal dari data acak yang dihasilkan oleh pembangkit derau semu atau pseudo noise generator melalui pengaturan panjang kodenya sebesar 16 dengan tingkat kestabilan frekuensi sistem pembangkit kode unik dan frekuensi pembawa masing-masing sebesar 15,020 kHz dan 499,9419 kHz dimana keduanya ini masing-masing menghasilkan nilai persen kesalahannya sebesar 0,0412 % dan 0,000049 % sehingga dampaknya masih cukup baik bagi metode ini apabila diimplementasikan pada teknologi CDMA khususnya diperuntukan untuk laju kecepatan data rendah.

 


Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2017-11-15

How to Cite

[1]
B. Herdiana, M. Aria, and J. Utama, “PEMBANGKITAN DATA ACAK TERSEBAR DIRECT SEQUENCE SPREAD SPECTRUM PADA LAJU DATA BERKECEPATAN RENDAH UNTUK APLIKASI TEKNOLOGI CODE DIVISION MULTIPLE ACCESS”, Sinergi, vol. 21, no. 3, pp. 187–192, Nov. 2017.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.