DISKURSUS BAHAN BAKAR AIR

Authors

  • Poempida Hidayatulloh Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana

DOI:

https://doi.org/10.22441/sinergi.2015.2.007

Keywords:

Air, Energi, Keberlanjutan, Brown Gas

Abstract

Kebutuhan akan energi bagi manusia adalah suatu keniscayaan. Oleh karena itu pencarian manusia dalam menemukan suatu energi yang berkelanjutan (sustainable) adalah suatu proses alamiah yang terjadi secara terus-menerus. Keterbatasan manusia dalam mendapatkan energi selalu berkutat pada paradigma keberadaan hukum kekekalan energi yang menjadi basis pemikiran fisika klasik. Air adalah suatu senyawa yang senantiasa ada di sekitar kita dan tersedia dalam berbagai wujud. Senyawa Air (H2O) terdiri dari atom hidrogen (H2) dan oksigen (O2) yang keduanya dapat dibakar dan membantu proses pembakaran. Di mana dalam pembakaran akan tercipta energi yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi energi gerak seperti dalam mesin bakar (combustion engine). Proses penguraian senyawa air menjadi hidrogen dan Oksigen dapat dilakukan melalui proses elektrolisa. Proses elektrolisa secara langsung akan membutuhkan energi listrik dalam jumlah yang tidak sedikit. Namun proses elektrolisa yang tepat dapat menghasilkan Brown Gas (HHO) yang mempunyai daya bakar yang cukup besar. Tulisan ini membahas dilema pemakaian Brown Gas dalam konteks energi yang dihasilkan dengan perbandingan energi yang diperlukan untuk menghasilkannya. Komparasi energi ini ditujukan untuk menunjukkan apakah kemudian Brown Gas dapat lebih lanjut digunakan untuk menjadi energi penggerak mesin yang ekonomis. Pembahasan tentang terjadinya pelanggaran terhadap hukum kekekalan energi berbasis fisika klasik secara filosofis pun termaktub.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2015-06-01

How to Cite

[1]
P. Hidayatulloh, “DISKURSUS BAHAN BAKAR AIR”, Sinergi, vol. 19, no. 2, pp. 129–138, Jun. 2015.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.