Penerapan Standarisasi Desain untuk Meningkatkan Kualitas dan Masa Pakai Mold Di PT. Takagi Sari Multi Utama

Authors

  • Andi Widodo Program Studi Teknik Industri, Fakutas Teknik, Universitas Mercu Buana
  • Atep Afia Hidayat Program Studi Teknik Industri, Fakutas Teknik, Universitas Mercu Buana

Abstract

PT. Takagi Sari Multi Utama adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang injeksi plastik untuk produk otomotif terutama pada kendaraan bermotor. Karena begitu banyaknya pelanggan yang mempercayakan produk plastik injectionnya, maka PT. Takagi Sari Multi Utama harus memperhatikan mold yang digunakan sebagai sarana atau alat produksi memiliki kualitas yang tinggi. Karena begitu pentingnya suatu kualitas mold dan daya tahan mold terhadap penjaminan kualitas produksi, maka penulis mencari masalah utama yang terjadi PT. takagi Sari Multi Utama dengan menggunakan diagram pareto. Berdasarkan diagram terebut diperoleh data penyebap kerusakan mold paling tinggi adalah Design and Mold Structur dengan 154 Kejadian. Masalah Design and Mold Structur dipetakan dalam fishbone diagram untuk mengetahui permasalahan apa saja yang menyebapkan. Permasalahan yang ditemukan dilakukan analisa menggunakan FMEA (Failure Mode and Efect Analisis) sebagai landasan melakukan perbaikan. Dengan metoda FMEA (Failure Mode and Efect Analisis) diperoleh kesimpulan bahwa buruknya desain dan kontruksi mold dikarenakan tidak adanya standar desain yang digunakan sebagai acuhan proses desain dan pemeriksaan mold saat proses manufacturing dengan nilai RPN 567. Oleh karena itu proses perbaikan dilakukan dengan membuat standar desain mold di PT. Takagi Sari Multi Utama kemudian mencoba menerapkannya pada desain mold Cover Side 3/4.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2014-10-01

How to Cite

[1]
A. Widodo and A. A. Hidayat, “Penerapan Standarisasi Desain untuk Meningkatkan Kualitas dan Masa Pakai Mold Di PT. Takagi Sari Multi Utama”, Sinergi, vol. 18, no. 3, pp. 141–148, Oct. 2014.

Issue

Section

Articles