KONSEP TRADISIONAL BALI PADA KAWASAN INDONESIA TOURISM DEVELOPMENT CORPORATION (ITDC) NUSA DUA, KABUPATEN BADUNG, PROVINSI BALI
DOI:
https://doi.org/10.22441/vitruvian.2025.v15i3.006Keywords:
konsep tradisional bali, tri hita karana, tri mandala, catur warna.Abstract
Pesatnya perkembangan Bali sebagai destinasi wisata unggulan berpotensi mengakibatkan terjadinya perubahan budaya dan memudarnya konsep arsitektur tradisional Bali di Kawasan pariwisata khususnya ITDC. Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu dilakukan identifikasi konsep arsitektur tradisional Bali dan kesesuaian ruang terhadap kegiatan di ITDC yang berbasis Tri Hita Karana (THK). Penelitian ini memuat tiga tahapan utama yaitu studi pustaka, observasi lapangan, dan wawancara. Data penelitian diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga konsep Tradisional Bali yang diterapkan pada kawasan ITDC yaitu Tri Hita Karana, Tri Mandala, Catur Warna. Tri Hita Karana terlihat dari pembagian ruang berdasarkan tingkat kesucian yaitu parhyangan, pawongan, palemahan. Konsep Tri Mandala membagi ruang berdasarkan keseimbangan dengan orientasi kangin kauh/timur barat, dan konsep Catur warna terbukti dari konsep penanaman tanaman yang sesuai dengan warna arah mata angin di Bali. Hasil penelitian juga menunjukan kesesuaian ruang terhadap kegiatan berdasarkan konsep Tri Hita Karana di ITDC terbukti dari kegiatan yang dilaksakan berdasarkan zona sakral dan profan dimana area parhyangan yang digunakan sebagai zona persembahyangan, pawongan sebagai zona akomodasi wisatawan, dan palemahan sebagai zona pengelolaan limbah. Temuan ini berkontribusi secara praktis terhadap upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan di Bali melalui penerapan prinsip arsitektur tradisional yang selaras dengan nilai-nilai lokal dan keseimbangan lingkungan.
Downloads
References
Dwijendra A. (2008). Arsitektur rumah tradisional Bali. Denpasar. Udayana University Press.
Gelebet, I. N., Meganada, I. W., Negara, I. M. Y., Suwirya, I. M., Surata, I. N. (2002). Arsitektur Tradisional Daerah Bali. Denpasar. Badan Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata.
Gunawan, A., Edison, F. M., Mugnisjah, W. Q., Utami, F, N, H., (2019). Indonesian Cultural Landscape Diversity: Culture-Based Landscape Elements of Minangkabau Traditional Settlement. International Journal of Conservation Science, 10(4):701–710. http://www.ijcs.uaic.ro/public/IJCS-19-63_Gunawan.pdf
Makhmud, D. F., Radnawati, D., & Syahadat, R. M. (2020). Kajian efektivitas kapasitas kerja pada kegiatan pemeliharaan common area di Kawasan Pariwisata The Nusa Dua, Bali. Jurnal Arsitektur Lansekap, 6(2), 247. https://doi.org/10.24843/jal.2020.v06.i02.p12
Munandar, A. A. Apresiasi dan makna kisah mahabrata dalam Masyarakat jawa kuno. Multikultura, 1 (4). https://doi.org/10.7454/multikultura.v1i4.1120
Pranditha, I. D. G. A. S., Gunawan, A., Munandar, A. (2021). Balinese Traditional Home Garden Concept Based on Traditional Manuscript. International Journal of Conservation Science, 12(4):1557–1568.
Primayana, K. H., Sastrawan, K. B. (2021). Urgensi Manajemen Pendidikan Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tri Hita Karana dalam Meningkatkan Komitmen Organisasi Guru. Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar. 2(2): 63-72.
Prime, R. (2006). Tri Hita Karana Ekologi Ajaran Hindu Benih-Benih Kebenaran. Surabaya. Paramita.
Samadhi, T. N. (2004). Making cosmo-religious landscapes: The design of a Balinese town’s civic center (Bali, Indonesia). Habitat International, 28(1): 103–122. https://doi.org/10.1016/S0197-3975(03)00032-8
Silalahi U. 2006. Metode Penelitian Sosial. Bandung. Unpar Press.
Sardiana, I.K. Windia, W. P. Sudiana, I. G. N. Sundra, K. Sudarka, W. Sudibya, M. W. Dinata, K. K. Sarwadana, S. M. Sukersa. W. Wijaya, I. N. Budaarsa, K. Setiabudhi, K. R. Kumbara, AA. N. A. Suarsana, N. Arsiartayasa, W. (2014). Taman Gumi Banten Ensiklopedia Tanaman Upakara. Denpasar. Swasta Nulus Denpasar.
Sulistyawati A. 2018. Teo-Kosmologi Arsitektur Bali & Transformasinya. Surabaya. Paramita.
Sugiyono D. 2004. Metode Penelitian Bisnis. Bandung. CV. Alfabeta.
Suryada, I. G. A. B. (2020). Konsepsi Tri Mandala dan Sanga Mandala dalam Tatanan Arsitektur Tradisional Bali. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/343547185
Yudantini, N. M., Jones. D. (2015). The Catuspatha Pattern in Balinese Palace: Architectural Conservation and Challenges. Procedia Environmental Sciences, 28(SustaiN 2014), 538–548. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2015.07.064
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Author(s) Rights
As a journal author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company (should follow CC by NC License). Authors publishing in Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journals have wide rights to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) as long as you follow the license terms, that are:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
Retained Rights/Terms and Conditions
Although authors are permitted to use their work in other works, this does not include granting third-party requests for reprinting, republishing, or other types of re-use, you should follow CC by NC License.
Copyright Transfer Agreement (for Publishing)
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright publishing of the article shall be assigned/transferred to Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana as Publisher of the journal. Upon acceptance of an article, authors will be asked to complete a 'Copyright Transfer Agreement'.
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Remember, even though we ask for a transfer of copyright, our journal authors retain (or are granted back) significant scholarly rights as mention before.
The Copyright Transfer Agreement (CTA) Form can be downloaded here:
[Copyright Transfer Agreement (CTA) Form]
The copyright form should be signed electronically and send to the Editorial Office in the form of original e-mail below:
Editorial Office of Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta-11650
Telp. 6221-5840816 Ext. 5302, Fax. 6221-5871312
Email: [email protected]
All off articles in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal are licensed under CC BY-NC

Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan and its articles is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









