Deteksi Keaslian Citra Menggunakan Metode Error Level Analysis (ELA) dan Principal Component Analysis (PCA)

Authors

  • Dewi Astria Faroek Universitas Ahmad Dahlan
  • Rusydi Umar
  • Imam Riadi

DOI:

https://doi.org/10.22441/format.2019.v8.i2.006

Keywords:

image forensic, error level analysis (ELA), principal component analysis (PCA), forensically- beta

Abstract

Kemajuan teknologi yang ada pada citra digital mempengaruhi banyak kemungkinan pada perangkat pencitraan dengan resolusi yang tinggi dengan biaya yang rendah. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu dalam memanipulasi citra digital agar lebih baik hingga sangat jauh dari hasil citra aslinya. Pemalsuan citra adalah proses manipulasi pada sebagian atau seluruh daerah citra baik terhadap isi maupun konteks citra dengan bantuan teknik pemrosesan citra digital. Dengan manipulasi citra ini banyak pihak yang dapat melakukan sebuah tindakan kejahatan. Definisi forensik citra merupakan bidang ilmu yang digunakan untuk mengidentifikasi asal dan menverifikasi keaslian sebuah citra tersebut. Hal yang mendasari dalam melakukan deteksi keaslian citra adalah melakukan perbandingan antara dua image dan dua metode yaitu metode Error Level Analysis (ELA) dan Principal Component Analysis (PCA) dengan menggunakan tools forensically-beta. Penelitian ini diharapkan menunjukkan hasil yang baik dalam mendeteksi objek pada citra sehingga dapat membantu dalam mendeteksi citra yang asli dan citra yang telah dimanipulasi berdasarkan metode ELA dan PCA.

Downloads

Download data is not yet available.

References

J. Rekursif, D. A. Febrianda, D. Andreswari, and E. P. Purwandari, “DIGITAL TERINTEGRASI DENGAN ERROR LEVEL ANALYSIS ( ELA ) DAN COLOR FILTER ARRAY ( CFA ) BERBASIS,” vol. 4, no. 1, pp. 45–56, 2016.

F. Mahardika, A. D. Khatulistian, and A. P. Kuncoro, “Review Foto Forensic . com deng an Teknik Error Level Analysis dan JPEG untuk mengetahui Citra Asli,” vol. 03, no. 01, pp. 71–75, 2018.

T. Sari, I. Riadi, and A. Fadlil, “Forensik Citra untuk Deteksi Rekayasa File Menggunakan Error Level Analysis,” vol. 2, no. 1, pp. 133–138, 2016.

W. Yuli Sulistyo, I. Riadi, A. Yudhana, A. Dahlan, P. Studi Teknik Elektro, and U. Ahmad Dahlan Jalan Soepomo, “Analisis Deteksi Keaslian Citra Menggunakan Teknik Error Level Analysis Dengan Forensicallybeta,” vol. 2018, no. November, pp. 154–159, 2018.

F. Arnia, J. T. Elektro, F. Teknik, and U. S. Kuala, “DETEKSI PEMALSUAN CITRA DENGAN TEKNIK COPY-MOVE DISCRETE COSINE TRANSFORM,” no. 2, 2016.

I. Irwansyah and H. Yudiastuti, “Analisis Digital Forensik Rekayasa Image Menggunakan Jpegsnoop Dan Forensically Beta,” J. Ilm. Matrik, vol. 21, no. 1, pp. 54–63, 2019.

T. Pustaka, “Analisis Forensik Deteksi Keaslian Metadata Video Menggunakan Exiftool,” vol. 2018, no. November, pp. 21–25, 2018.

I. Riadi, A. Fadlil, and T. Sari, “Image Forensic for detecting Splicing Image with Distance Function,” Int. J. Comput. Appl., vol. 169, no. 5, pp. 6–10, 2017.

S. Halim, “Principal Component Analysis Pendahuluan,” 1996.

Downloads

Published

2020-02-04

How to Cite

[1]
D. A. Faroek, R. Umar, and I. Riadi, “Deteksi Keaslian Citra Menggunakan Metode Error Level Analysis (ELA) dan Principal Component Analysis (PCA)”, FORMAT, vol. 8, no. 2, pp. 132–137, Feb. 2020.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.