ANALISIS TENSILE TEST PADA SPECIMEN S355 J2+N DENGAN STANDAR SPESIFIKASI AS 1391 PADA RAW MATERIAL CONTAINER FLAT TOP WAGON (PPCW)

Authors

  • Irvan Septyan Mulyana Gunadarma University
  • Rizky Maulana Saputra Gunadarma University

DOI:

https://doi.org/10.22441/jtm.v12i2.20613

Keywords:

Gerbong PPCW, S335 J2 N, Underfram, Tensile Test, AS 1391

Abstract

Material gerbong kereta api yang digunakan sesuai dengan  masing-masing  fungsi dan bagiannya di kereta api. Karakteristik dan sifat material menentukan kekuatan material tersebut dalam menahan suatu beban berat dan beban tarik. Material Baja S355 J2+N adalah material yang secara khusus didesain dapat menahan kekuatan tarik yang tinggi dan bisa di las. Material ini digunakan pada bagian undeframe atau lantai pada flat container top fat wagon (PPCW) atau gerbong datar. Namun suatu logam mempunyai sifat mekanik. Sifat mekanik merupakan suatu acuan untuk melakukan proses selanjutnya terhadap suatu material, contohnya untuk dibentuk dan dilakukan proses permesinan Untuk mengetahui sifat mekanik pada suatu logam harus dilakukan pengujian terhadap logam tersebut. Salah satu pengujian yang dilakukan adalah pengujian tarik. Dari hasil pengolahan data Tesnsile Test yang telah dilakukan menggunakan standar AS 1319 pada specimen S355 J2+N ini menunjukan nilai yield strength 453 Mpa. Kemudian tegangan maksimum atau ultimate stress yang didapatkan 526,44 Mpa regangan atau elongation pada specimen mendapatkan nilai 26,71%. Pada tensile test ini menunjukkan bahwa specimen ini memiliki kekuatan tarik yang belum memenuhi standar sertifikat material sehingga hasil yang diambil specimen ini belum dapat digunakan untuk raw material pada container flat top wagon (PPCW).

Downloads

Download data is not yet available.

References

H. Budiman, “Analisis Pengujian Tarik ( Tensile Test ) Pada Baja ST37,” J. J-Ensitec, vol. 03, no. 01, pp. 9–13, 2016, [Online]. Available:

https://jurnal.unma.ac.id/index.php/JE/article/view/309/288.

V. Bhaskara Sardi, S. Jokosisworo, and H. Yudo, “Pengaruh Normalizing dengan Variasi Waktu Penahanan Panas (Holding Time) Baja ST 46 terhadap Uji Kekerasan, Uji Tarik, dan Uji Mikrografi,” J. Tek. Perkapalan, vol. 6, no. 1, p. 142, 2018, [Online]. Available: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval.

Y. Mahyoedin, J. Jamasri, W. Marthiana, D. Duskiardi, and R. Arman, “Kekuatan Tarik Paduan Al 2024-T3 Dan Al 2524-T3 Yang Telah Mengalami Proses Stretching, Chemical Milling Dan Shot Peening,” J. Kaji. Tek. Mesin, vol. 5, no. 2, pp. 129–133, 2020, doi: 10.52447/jktm.v5i2.4213.

Nukman, “Sifat Mekanik Baja Karbon Rendah Akibat Variasi Bentuk Kampuh Las dan Mendapat Perlakuan Panas,” J. Rekayasa Mesin, vol. 9, no. 2, pp. 37–43, 2009.

M. Nofri and A. Fardiansyah, “Analisis Sifat Mekanik Pipa Carbon Steel Grade a a106 Dan Grade B a53 Untuk Proses Produksi Pada Kilang Lng,” Bina Tek., vol. 14, no. 2, p. 119, 2018, doi: 10.54378/bt.v14i2.335.

G. S. Budi, “Pengujian Kuat Tarik Dan Modulus Elastisitas Tulangan Baja (Kajian Terhadap Tulangan Baja Dengan Sudut Bengkok 45?, 90?, 135?),” J. Tek. Sipil, vol. 11, no. 1, 2011, doi: 10.26418/jtsft.v11i1.1070.

Published

2023-06-07

How to Cite

[1]
I. S. Mulyana and R. M. Saputra, “ANALISIS TENSILE TEST PADA SPECIMEN S355 J2+N DENGAN STANDAR SPESIFIKASI AS 1391 PADA RAW MATERIAL CONTAINER FLAT TOP WAGON (PPCW)”, JTM, vol. 12, no. 2, pp. 147–151, Jun. 2023.

Issue

Section

Articles

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.