Dampak Kecerdasan Emosional terhadap Perilaku Cyberbullying pada Siswa SMP X
DOI:
https://doi.org/10.22441/merpsy.v15i2.20119Keywords:
Kecerdasan emosional, Perilaku Cyberbullying, SiswaAbstract
Tujuan penelitian ini adalah memprediksi pengaruh kecerdasan emosional terhadap perilaku cyberbullying pada siswa. Kecerdasan emosional yang dimiliki para siswa dinilai memiliki peran penting terhadap terjadinya perilaku cyberbullying, Cyberbullying adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kecerdasan emosional. Penelitian ini merupakan penelitian kuantiatif dengan jenis penelitian korelasional dan menggunakan teknik sampling jenuh. Sebanyak 177 siswa yang bersekolah di SMP X menjadi responden penelitian. Alat ukur yang digunakan untuk untuk mengukur perilaku cyberbullying adalah skala perilaku cyberbullying yang mengacu pada aspek-aspek perilaku cyberbullying Willard (2007) yang dikembangkan oleh Larasati dan Fitria (2016), dan alat ukur kecerdasan emosional adalah skala Goleman’s refinement model of emotional intelligence dari Goleman (2001) yang dikembangkan oleh Khaili (2011). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya pengaruh kecerdasan emosional terhadap perilaku cyberbullying, dimana kecerdasan emosional menurunkan perilaku cyberbullying. Disimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional yang dimiliki maka akan semakin rendah juga perilaku cyberbullying yang terjadi, dan begitupun sebaliknya.Downloads
References
Adawiyah, S. R. (2019, November). Faktor-faktor yang mempengaruhi cyberbullying pada remaja. In Prosiding Seminar Nasional Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (pp. 398-403).
Alkatiri, N., & Ambarini, T. K. (2017). Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental. Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Perilaku Cyberbullying Pada Remaja Madya Di Surabaya, 6, 67-69. http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-jpkk4aab6a41cffull.pdf
Arianty, R. (2018). Pengaruh konformitas dan regulasi emosi terhadap perilaku cyberbullying. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(4). http://dx.doi.org/10.30872/psikoborneo.v6i4
Baroncelli, A., & Ciucci, E. (2014). Unique effects of different components of trait emotional intelligence in traditional bullying and cyberbullying. Journal of adolescence, 37(6), 807-815..
Brackett, M. A., Rivers, S. E., & Salovey, P. (2011). Emotional intelligence: Implications for personal, social, academic, and workplace success. Social and Personality Psychology Compass. 5(1), 88-103. doi:10.1111/j.17519004.2010.00334.x
Budi, A. S., & Nusantoro, E. (2022). The Influence of Emotional Intelligence and Self-Control of Cyberbullying in Students at MTs Ma’arif Temanggung. FOCUS, 3(1), 59–63. https://doi.org/10.37010/fcs.v3i1.599
Desiningrum, D. R., Indriana, Y., & Siswati, S. (2017). Intensi penggunaan gadget dan kecerdasan emosional pada remaja awal. Prosiding Temu Ilmiah Nasional X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia, 1.
Fitri, N. F., & Adelya, B. (2017). Kematangan emosi remaja dalam pengentasan masalah. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 2(2), 30-39.
Fletcher, A., Fitzgerald-Yau, N., Jones, R., Allen, E., Viner, R. M., & Bonell, C. (2014). Brief report: Cyberbullying perpetration and its associations with socio-demographics, aggressive behaviour at school, and mental health outcomes. Journal of Adolescence, 37(8), 1393–1398. doi:10.1016/j.adolescence.2014.10.005
Goleman, D. (2001). An EI-based theory of performance. In C. Cherniss & D. Goleman (Eds.), The Emotionally Intelligent Workplace. San Francisco: Jossey-Bass.
Goleman, D. (2007). Working with Emotional Intelligence. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Goleman, D. (2009). Emotional Intelligence: Why It can matter more than IQ. Battam Books.
Hastuti, R. Y., & Baiti, E. N. (2019). Hubungan kecerdasan emosional dengan tingkat stress pada remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(2), 84-93.
Hurlock. (1999). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Irfan, I. (2022). Cyberbullying: Varian Perundungan terhadap Anak Berbasis Digital. Jurnal Litigasi Amsir, 10(1), 112-117.
Jati, G. W., & Yoenanto, N. H. (2013). Kecerdasan Emosional Siswa Sekolah Menengah Pertama Ditinjau dari Faktor Demografi. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 2(2), 109-123.
Khairunnisa, R., & Alfaruqy, M. Z. (2022). Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Cyberbullying Di Media Sosial Twitter Pada Siswa Sman 26 Jakarta. Jurnal Empati, 11(4), 260-268.
Khalili, A. (2011). Examining the relevance of emotional intelligence and organizational commitment among employees of small and medium enterprise in private sector. International Journal of Business and Management, 6(12), 180.
Kowalski, R. M., Limber, S. P., & McCord, A. (2019). A developmental approach to cyberbullying: Prevalence and protective factors. Aggression and Violent Behavior, 45, 20-32.
Larasati, A., & Fitria, M. (2016). Kecenderungan Perilaku Cyerbullying Ditinjau dari Traits dalam Pendekatan Bigfive Personality pada Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Yogyakarta. Jurnal psikologi integratif, 4(2), 161-182.
MalihahZ., & AlfiasariA. (2018). Perilaku Cyberbullying pada Remaja dan Kaitannya dengan Kontrol Diri dan Komunikasi Orang Tua. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 11(2), 145-156. https://doi.org/10.24156/jikk.2018.11.2.145
Pinar, S. E., Cesur, B., Koca, M., Sayin, N., & Sancak, F. (2017). Emotional Intelligence Levels and Cyberbullying Sensibility among Turkish University Students. International Online Journal of Educational Sciences, 9(3).
Samodra, P. B., Noviekeyati, I . G. A. A., & Rina, A. P. Sukma (2022). Kecenderungan perilaku Cyberbullying pada remaja pengguna media sosial: bagaimana peran regulasi emosi ?. Jurnal Penelitian Psikologi, 3(2) 122 – 131. DOI: https://doi.org/10.30996/sukma.v3i2.7842
Tokunaga, R. S. (2010). Following you home from school: A critical review and synthesis of research on cyberbullying victimization. Computers in human behavior, 26(3), 277-287.
Willard, N. (2007). Cyberbullying and cyberthreats. Washingthon: U.S. Department of Education.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
1. The journal and respective authors hold exclusive copyrights of all materials published in Merpsy Journal.
2. Any reproduction of any parts from the journal, without proper acknowledgment or prior permission, will result in an infringement of intellectual property laws.
3. Merpsy is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), which means that this journal has the rights to copy and redistribute its materials in any medium or format and adapt the materials for any purpose as long as it keeps the Author's name as the owner of Copyright.
4. Printed and electronically published manuscripts are open access for educational, research, and library purposes. The editorial board shall not be liable for violations of copyright law for other purposes.









