Gambaran Self-Esteem pada Ibu yang Bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial di Kota Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.22441/merpsy.v13i1.15597Kata Kunci:
self-esteem, Ibu, Pekerja Seks KomersialAbstrak
Masalah kemiskinan dan himpitan ekonomi menjadi masalah utama di Indonesia. Di tengah tekanan masyarakat tersebut, para pekerja seks komersial masih eksis. Namun banyak diantara wanita pekerja seks komersial merupakan wanita yang telah berkeluarga. Masyarakat juga memandang negatif para pekerja seks, karena pekerjaan yang mereka lakukan bertentangan dengan norma agama dan masyarakat. Hal ini mendorong peneliti untuk mengetahui gambaran self-esteem (harga diri) ibu yang bekerja sebagai wanita pekerja seks komersial, bagaimana seorang ibu yang bekerja sebagai wanita pekerja seks komersial menilai dirinya sendiri di tengah berbagai tekanan yang dihadapi mereka.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun subjek penelitian berjumlah dua orang ibu yang bekerja sebagai wanita pekerja seks komersial. Metode yang digunakan adalah metode wawancara semi terstruktur. Analisis data dilakukan melalui tahap-tahap, yaitu: menulis transkrip wawancara, membaca transkrip, coding, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang bekerja sebagai wanita pekerja seks komersial memiliki dua sisi penilaian, yaitu eksternal dan internal. Adanya persamaan dan perbedaan dalam menanggapi penilaian dari masyarakat serta pada diri mereka sendiri.Unduhan
Referensi
Baron. R. A & Byrne. D. (2004). Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga.
Christiana, El Farida. 2002. “Dilematis Peran Ganda Ibu-Ibu yang Berprofesi Sebagai PSK” . Surabaya: Airlangga Press
Juwita, Elanda. (2012) . Jurnal sosiologi. Pekerja seks komersial yang berkeluarga. ISSN 2303-1166. Vol. 2, No. 2. Retrieved from http://journal.unair.ac.id
Kartono, Kartini. (2011). Patologi Sosial jilid 1. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Koentjoro. (1996). Prostitusi di Indonesia: Sebuah Analisis Kasus di Jawa. Buletin Psikologi, IV, Nomor 2, Desember 1996. Retrieved from https://jurnal.ugm.ac.id
Koentjoro. (2004). On the Spot: Tutur Dari Sarang Pelacur. Yogyakarta: Tinta.
Matlin, M. W. (1987). The Psychology of Women. New York : Holf Rinchart & Winston, Inc.
Munandar, S.C.U. (1985). Emansipasi dan Peran Ganda Wanita Indonesia. Jakarta: UI Press.
Poerwandari, E. K. (2013). Penelitian Kualitatif Untuk Penelitian Perilaku Manusia. Depok: LPSP3 UI.
Pujosuwarno, Sayekti. (1994). Bimbingan Dan Konseling Keluarga. Yogyakarta: Menara Mas Offset.
Rahayu, G.A & Soeranti, T. (2012). Jurnal Psikologi Ulayat .“Dinamika psikososial istri sebagai pekerja seks komersial seijin suami”. Edisi 1/Desember 2022, hlm, 81-106.
Sarlito. S.W & Meinarno. E.A. (2011). Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika
Soekanto, Soerjono. (2006). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sovitriana, R & Sari, T.P. (2012). Studi Kasus kepercayaan diri dan harga diri pada wanita tuna susila di Jakarta. Prosiding SNaPP2012: Sosial, Ekonomi, & Humaniora.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. The journal and respective authors hold exclusive copyrights of all materials published in Merpsy Journal.
2. Any reproduction of any parts from the journal, without proper acknowledgment or prior permission, will result in an infringement of intellectual property laws.
3. Merpsy is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), which means that this journal has the rights to copy and redistribute its materials in any medium or format and adapt the materials for any purpose as long as it keeps the Author's name as the owner of Copyright.
4. Printed and electronically published manuscripts are open access for educational, research, and library purposes. The editorial board shall not be liable for violations of copyright law for other purposes.









