PEMANFAATAN KASUR PASIR SEBAGAI MATERIAL BERKELANJUTAN : STUDI KASUS KASUR PASIR DI KAMPUNG KASUR PASIR, DESA LEGUNG TIMUR, SUMENEP
Kata Kunci:
Kasur pasirm material berkelanjutan, kampung kasur pasirAbstrak
Kasur pasir merupakan elemen budaya unik di Kampung Kasur Pasir, Desa Legung Timur, Sumenep, yang telah digunakan secara turun-temurun sebagai alas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan kasur pasir sebagai material berkelanjutan dengan mempertimbangkan kriteria durable, reclaimed, non-toxic, biodegradable, low emission, resilient, dan renewable. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan warga, serta analisis dokumentasi video. Pengambilan data dilakukan dalam dua periode, yaitu pada 23 September 2023 dan 18 Januari 2025. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasir yang digunakan untuk kasur pasir berasal dari lingkungan sekitar dan mengalami proses sederhana berupa penjemuran serta pengayakan sebelum digunakan. Material ini bersifat tahan lama (durable), dapat digunakan kembali (reclaimed), serta memiliki emisi rendah (low emission) karena pengolahannya tidak melibatkan proses industri yang kompleks. Selain itu, kasur pasir tidak mengandung zat beracun (non-toxic), mudah berintegrasi dengan lingkungan (biodegradable), dan memiliki ketahanan yang baik terhadap perubahan suhu (resilient). Pasir juga merupakan material yang dapat diperbarui secara alami (renewable), sehingga dapat terus dimanfaatkan tanpa merusak keseimbangan ekosistem secara signifikan.
Referensi
Alamsyah, V. K. (2017). Manusia Pasir Documentary. Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=T5MiuN7y-lY
Alisjahbana, A. S., & Murniningtyas, E. (2018). Tujuan Pembanguna Berkelanjutan di Indonesia : Konsep, Target dan Strategi Implementasi. Unpad Press.
Ardiani, Y. M. (2015). Sustainable Architecture : Arsitektur Berkelanjutan (A. Drajat (Ed.)). Erlangga.
Azhar, F. (2016). Studi Penggunaan Pasir dalam Kehidupan Masyarakat Pesisir Desa Legung Timur, Kabupaten Sumenep, Madura. Universitas Brawijaya.
Faiq, M. H. (2019). Dipeluk Kasur Pasir di Legung Timur. Kompas.Id. https://www.kompas.id/baca/gaya-hidup/2019/12/15/dipeluk-kasur-pasir-di-legung-timur
Hasan, A. (2023). Manusia Pasir, Simbol Kedekatan Warga Pesisir Sumenep dengan Pantai. Goodnewsfromindonesia.Id. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2023/01/03/manusia-pasir-bukti-kedekatan-warga-pesisir-sumenep-dengan-pantai
Kibert, C. J. (2022). Sustainable construction: Green building design and delivery (5 th). John Wiley & Sons,Inc.
Knighton, D. (2014). Fluvial Forms and Processes: A New Perspective (2nd, berilus ed.). Routledge.
Maharlika, F., & Fatimah, D. F. (2019). Tinjauan Konsep Desain Berkelanjutan pada Arsitektur Rumah Tinggal di Desa Adat Kampung Naga. Waca Cipta Ruang, 5(1), 337–342. https://doi.org/10.34010/wcr.v5i1.1655
Manzini, E. (2015). Design, Where Everybody Designs: An Introduction to Design for Social Innovation. The MIT Press.
Morgan, R. P. . (2005). Soil Erosion and Conservation (3RD EDITIO). Blackwell Publisher.
Santoso, R., Ratnawati, H., & Riyanti, D. (2022). Klusterisasi Tingkat Deforestasi: Ekologi Kewarganegaraan Indonesia. Indonesian Journal of Conservation, 11(1), 34–38. https://doi.org/10.15294/ijc.v11i1.35941
Sumenep, W. D. L. Ti. B. B. (2017). Kondisi Geografis Desa Legung Timur Batang batang Sumenep. Website Resmi Pemerintah Desa Legung TImur Batang Batang Sumenep. https://legungtimur.datadesa.com/2017/08/kondisi-geografis-desa-legung-timur.html
TransTVOfficial. (2022). Kasur UNIK Beralaskan PASIR, Salahsatu KEBERAGAMAN BUDAYA Kita | Best Moment #TanahAirBeta (11/6/22). Youtube. https://www.youtube.com/watch?v=fDFsNmstb-o
Wiryoprawiro, Z. M. (1986). Arsitektur Tradisional Madura Sumenep dengan Pendekatan Historis & Deskriptif. Laboratorium Arsitektur Tradisional FTSP ITS Surabaya.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
A writer who will publish their article in the NARADA Journal of Design and Art agrees to the following conditions:
- The author owns the copyright and grants the rights to NARADA Journal of Design and Art as the party entrusted with publishing the article for the first time simultaneously licensed under the "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0" License. This makes it possible for other people to share the work with a form of acknowledgment of authorship of the work and initial publication in this journal according to the authorship of the article provided.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for non-exclusive distribution of the published journal version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book) with acknowledgment of initial publication in the NARADA Journal of Design and Art.
- Authors are permitted and asked to post their work online (for example, institutional repositories or on personal websites) after the article publication process. This avoids double publication or multiple submissions which will affect the similarity of writing of the published work.
- In order to maintain the value of originality and similarity of articles sent or submitted. Authors are asked to temporarily remove or hide the original article from other online systems until they receive the results and decisions from the NARADA Journal of Design and Art regarding the decision to publish the article.
- The author, in this case the contributing author (Contributor Author), will be sent a form or letter stating the validity of the scientific work, signed on an IDR 10,000 stamp. Then the author will be asked to send the email to [email protected].
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].