KETERIKATAN MASYARAKAT SEMARANG TERHADAP ALUN-ALUN BARU KOTA SEMARANG BERDASARKAN TEORI PLACE ATTACHMENT
DOI:
https://doi.org/10.22441/vitruvian.2022.v11i3.002Keywords:
Alun-alun, Semarang, KeterikatanAbstract
Setelah puluhan tahun, alun-alun Semarang hilang karena beralih fungsi menjadi pasar Yaik yang menyambung dengan Kawasan pasar Johar. Setelah itu, selama hampir 50 tahun berikutnya di tengah kota, Simpang Lima sudah eksis menjadi jantung kota baru. Kemudian pada tanggal 9 Mei tahun 2015 terjadi kebakaran yang membuat bangunan cagar budaya pasar Johar habis dilalap api, disusul dengan kebakaran di Pasar Yaik Baru pada tanggan 27 Februari 2016, kemudian kebakaran terjadi Kembali pada 18 Juni 2016 di blok E Pasar Kanjengan. Kondisi ini tentu saja membuat Pemerintah Kota Semarang harus melakukan pembangunan kembali Kawasan Pasar Johar yang pernah menyandang predikat Kawasan perdagangan terbesar se-Asia Tenggara ini. Dan uniknya adalah dalam perencanaan ini Pemerintah Kota Semarang menyertakan rekonstruksi atau pembangunan Kembali Alun-alun Semarang yang sudah punah.Dan pada tahun 2020 seharusnya sudah dilakukan peresmian Alun-alun baru ini, namun karena kondisi pandemi covid19, ruang terbuka kota seperti Alun-alun Semarang tidak terlalu diekspose karena dianggap berpotensi mengundang keramaian. Keadaan ini cukup menarik bagi peneliti untuk melakukan penelitian tentang pandangan masyarakat terutama warga Semarang mengenai Alun-alun baru ini. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya, yang berjudul “Presepsi Masyarakat Terhadap Simpang Lima Sebagai Alun-Alun Kota Semarang” dan sekarang peneliti ingin mengetahui bagaimana persepsi masyarakat Semarang terhadap alun-alun baru kota Semarang, apakah masyarakat memiliki keterikatan dengan alun-alun baru ini. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah masyarakat masih memiliki keterikatan terhadap Alun-alun Semarang. Untuk mengetahui bagaimana tingkat keterikatan masyarakat terhadap Alun-alun Semarang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan Place Attachment. Hasil dari penelitian ini bisa disimpulkan bahwa secara keseluruhan, para responden memiliki keterikatan yang baik terhadap Alun-alun ini.
Downloads
References
Anggiani dan Rohmat. 2020. Persepsi Kenyamanan Pengunjung Ruang Terbuka Publik Perumahan. Vitruvian Vol.9 No.2 Februari 2020 : 91-98
Ashadi. 2017. Alun-alun Kota Jawa. Jakarta : Penerbit Arsitektur UMJ Press
Dunham-Jones, Ellen dan Williamson, June. 2012. Retrofitting Suburbia: Urban Design Solutions for Redesigning Suburbs. UC Berkeley : IURD Conferences & Seminars
Ferrante, Annarita, dkk. 2011. Retrofitting and adaptability in urban areas. Procedia Engineering 21 (2011) 795 – 804
Ghassani, Dea Putri. Dkk. 2019. Studi Perbandingan Kenyamanan Pengguna RPTRA (Studi Kasus: RPTRA Akasia Dan Rptra Pandawa). Jakarta : Jurnal Vitruvian Vol.8 No.2 Februari 2019 : 59-66
Gus. Pembangunan Alun-alun Pasar Johar Tahap I Rampung. Kamis 3 Januari 2019. Diakses dari https://joss.co.id/2019/01/pembangunan-alun-alun-pasar-johar-tahap-i-rampung/#:~:text=JoSS%2C%20SEMARANG%20%E2%80%93%20Pembangunan%20tahap%20I,alun%20Pasar%20Johar%20sudah%20rampung.&text=Menurut%20Sekretaris%20Distaru%20Kota%20Semarang,yang%20dikeluarkan%20mencapai%20Rp50%20miliar. pada tanggal 4 Januari 2021
Handinoto. 1992. Alun-Alun Sebagai Identitas Kota Jawa, Dulu Dan Sekarang. Surabaya : Dimensi 18/Ars September 1992 1
Hashemnezhad, Hashem dkk. 2013. “Sense of Place” and “Place Attachment” (A Comparative Study ) International Journal of Architecture and Urban Development Vol. 3, No. 1, Winter 2013
Lindarto, Dwi dan Devin Defriza Harisdani. 2019. Model Revitalisasi Retrofitting Pada Kawasan Wisata Kampung Madras Medan. Jakarta : NALARs Jurnal Arsitektur Volume 18 Nomor 2 Juli 2019: 85-92
Nurhijrah, 2015. Kerangka Penelitian Place Attachment pada Tempat-tempat Bernilai Budaya. Prosiding Temu Ilmiah IPLBI 2015
Prakoso, Susinety dan Julia Dewi. 2017. Rasa Kelekatan Anak Pada Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Jakarta : NALARs Jurnal Arsitektur Volume 17 Nomor 1 Januari 2017: 1-10
Pujakesuma, Andi. 2018. Simpang Lima Semarang ternyata miliki sejarah unik, ini kisahnya. Kamis, 26 Juli 2018 16:59 . Diakses dari https://semarang.merdeka.com/kabar-semarang/simpang-lima-semarang-ternyata-miliki-sejarah-unik-ini-kisahnya-180726h.html pada tanggal 4 Januari 2021
Purbaya. Angling Adhitya. Menanti Alun-alun Semarang ‘Reborn’. Kamis 02 Jan 2020 21:01 WIB. Diakses dari https://travel.detik.com/travel-news/d-4844488/menanti-alun-alun-semarang-reborn pada tanggal 4 Januari 2021
Suciatiningrum, Dini. 2015. Ini Bagian Pasar Johar yang Terbakar dan Sejarahnya. Minggu, 10 Mei 2015 15:22. Diakses dari https://jateng.tribunnews.com/2015/05/10/ini-bagian-pasar-johar-yang-terbakar-dan-sejarahnya pada tanggal 4 Januari 2021
Wibowo, Heru dkk. 2017. Persepsi Masyarakat terhadap Nilai Sakral dari Alun – Alun Bandung. Prosiding Seminar Heritage IPLBI
Wijanarka. 2015. Melestarikan Djohar: Mengkoneksikan Kembali Pintu Gerbang Dan Menampilkan Sosok Pedamaran Lor. Artikel IPLBI 14 June 2015. Diakses dari https://iplbi.or.id/melestarikan-djohar-mengkoneksikan-kembali-pintu-gerbang-dan-menampilkan-sosok-pedamaran-lor/ pada tanggal 4 Januari 2021
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Author(s) Rights
As a journal author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company (should follow CC by NC License). Authors publishing in Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journals have wide rights to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) as long as you follow the license terms, that are:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
Retained Rights/Terms and Conditions
Although authors are permitted to use their work in other works, this does not include granting third-party requests for reprinting, republishing, or other types of re-use, you should follow CC by NC License.
Copyright Transfer Agreement (for Publishing)
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright publishing of the article shall be assigned/transferred to Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana as Publisher of the journal. Upon acceptance of an article, authors will be asked to complete a 'Copyright Transfer Agreement'.
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Remember, even though we ask for a transfer of copyright, our journal authors retain (or are granted back) significant scholarly rights as mention before.
The Copyright Transfer Agreement (CTA) Form can be downloaded here:
[Copyright Transfer Agreement (CTA) Form]
The copyright form should be signed electronically and send to the Editorial Office in the form of original e-mail below:
Editorial Office of Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta-11650
Telp. 6221-5840816 Ext. 5302, Fax. 6221-5871312
Email: [email protected]
All off articles in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal are licensed under CC BY-NC

Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan and its articles is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









