PENGARUH PENEMPATAN BUKAAN PADA PENERANGAN ALAMI RUSUN PEKUNDEN

Authors

  • Audrey Clarisa Febriyani Universitas Katolik Soegijapranata
  • VG Sri Rejeki Universitas Katolik Soegijapranata

DOI:

https://doi.org/10.22441/vitruvian.2022.v12i1.010

Keywords:

bukaan, Dialux Evo, penerangan alami, rusun

Abstract

Pencahayaan alami penting untuk meningkatkan kenyamanan visual dan produktifitas pengguna terutama pada rumah susun yang terdapat banyak kegiatan oleh penghuninya. Namun pencahayaan alami juga dapat menimbulkan kerugian pada bangunan dan penggunanya. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan ketersediaan pencahayaan alami pada Rusun Pekunden. Metode penelitian bersifat komparatif dengan mengambil data dari 6 unit rusun yang berbeda tipe dan letak kemudian dilakukan pengolahan data secara kuantitatif dari data berupa ukuran bukaan dan prosentase cahaya serta data telah disimulasikan oleh Dialux Evo. Penelitian menunjukkan bahwa Rusun Pekunden memiliki ukuran bukaan yang optimal namun cahaya tidak dapat masuk ke ruangan karena terdapat aspek lain yang yang menghalangi bukaan. Maka perlu adanya perancangan kembali dari penempatan bukaan agar optimal.

 

Natural lighting is vital to increase visual comfort and user productivity, especially in flats with many occupants' activities. However, natural lighting can also cause harm to buildings and their users. So this study aims to determine the effect and availability of natural lighting in Pekunden Flats. The research method is comparative by taking data from 6 units of flats with different types and locations, then quantitative data processing is carried out from the data in the form of aperture size and percentage of light and the data has been simulated by Dialux Evo. Research shows that Pekunden Flats have an optimal opening size but light cannot enter the room because other aspects block the outlets. So there needs to be a redesign of the placement of the outlets so that they are optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

GBC Indonesia. (2013). GREEN BUILDING COUNCIL INDONESIA GREEN BUILDING COUNCIL INDONESIA GREENSHIP untuk BANGUNAN BARU Versi 1.2 RINGKASAN KRITERIA DAN TOLOK UKUR.

Hapsari, D. D. (2018). Analisis Grafik Pengaruh Warna Dinding Suatu Ruangan Terhadap Intensitas Cahaya. http://etheses.uin-malang.ac.id/14212/1/13640018.pdf

Harta, J. (2016, November 16). Sistem Pencahayaan Alami 1 [PDF] | Documents Community Sharing. https://xdocs.tips/doc/sistem-pencahayaan-alami-1-6nw1p6jvrp81

Indrani, H. C. (2020). KINERJA PENERANGAN ALAM PADA HUNIAN RUMAH SUSUN DUPAK BANGUNREJO SURABAYA.

Juddah, S., Rahim, R., Program, R. W., Arsitektur, S. T., Arsitektur, K. T., Program, S. J., Teknik, S., Konsentrasi, A., & Arsitektur, T. (2015). PENGARUH ORIENTASI DAN LUAS BUKAAN TERHADAP INTENSITAS PENCAHAYAAN PADA RUANG LABORATORIUM THE EFFECTS OF THE ORIENTATION AND THE OPENINGS ON THE ILLUMINATION IN THE LABORATORY.

Norbert, L. (2011). 2011 - Heating Cooling Lighting | PDF. https://www.scribd.com/document/447976143/2011-Heating-Cooling-Lighting-pdf

SNI 03-2396-2001. (2001). Standar Nasional Indonesia Badan Standardisasi Nasional Tata cara perancangan sistem pencahayaan alami pada bangunan gedung.

Published

2022-10-31

How to Cite

1.
Febriyani AC, Rejeki VS. PENGARUH PENEMPATAN BUKAAN PADA PENERANGAN ALAMI RUSUN PEKUNDEN. Vitruvian [Internet]. 2022 Oct. 31 [cited 2026 May 28];12(1):105-14. Available from: https://training-ojs3-publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/17194

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.