IDENTIFIKASI POLA PENGGUNAAN RUANG TERBUKA HIJAU BERDASARKAN PENGELOMPOKAN USIA INDIVIDU (STUDI KASUS: TAMAN UDAYANA)

Authors

  • Diaz Orchida Mardhotillah Universitas Mataram
  • Muhammad Afyadi Perwira Universitas Mataram
  • Sutan Fajri Maulana Universitas Mataram
  • Alif Rizaldy Mahdani Universitas Mataram
  • Jasmine Chanifah Uzdah Bachtiar Universitas Mataram
  • Ni Ketut Ayu Intan Putri Mentari Indriani Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.22441/vitruvian.2024.v14i3.001

Keywords:

Pola penggunaan, ruang terbuka hijau, pengelompokan usia, fasilitas publik, mataram

Abstract

Separuh populasi dunia tinggal di lingkungan perkotaan, di mana interaksi manusia dengan alam terjadi hanya di taman, dan kualitas hidup sangat dipengaruhi oleh keberadaannya di sebuah kota. Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah salah satu elemen penting di kawasan perkotaan yang menawarkan berbagai manfaat bagi masyarakat. Di Kota Mataram, salah satu RTH yang populer adalah Taman Udayana. Namun, RTH tersebut belum didesain berdasarkan demografis pengguna terutama pada kelompok usia. Penelitian ini mengeksplorasi pola penggunaan RTH berdasarkan usia pengguna, dengan tujuan memahami perilaku manusia di RTH dan pengaruh perbedaan usia terhadap penggunaan fasilitas. Penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif ini melibatkan wawancara mendalam dan observasi langsung di Taman Udayana, Mataram, yang melibatkan kelompok usia anak-anak, remaja, dewasa, lansia, dan manula. Hasil akhir merupakan output diagram zoning yang menunjukkan bahwa setiap kelompok usia mempunyai preferensi sendiri terhadap tempat yang dituju saat di RTH. Empat hal utama yang mempengaruhi preferensi tempat dan perbedaannya dari setiap kalangan usia adalah lokasi dari tempat, suasana di tempat dan sekelilingnya, fasilitas, dan motivasi untuk mengunjung tempat tersebut. Manfaat dari penelitian ini adalah menyediakan data yang mendukung pengembangan desain RTH berdasarkan demografi pengguna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Askari, A. H., Soltani, S., & Ahmad, I. M. (2015). Engagement in public open spaces across age groups: The case of Merdeka Square in Kuala Lumpur city, Malaysia. Urban Design International, 20(2), 93–106. https://doi.org/10.1057/UDI.2014.5

Bachtiar, J. C. U., Kusuma, H. E., & Gazalba, Z. (2021). Taman Restoratif: Kriteria Desain Taman untuk Mengurangi Tingkat Stress Pengunjung. SADE : Jurnal Arsitektur, Planologi Dan Teknik Sipil, 1(1), 20–27

Dallimer, M., Davies, Z. G., Irvine, K. N., Maltby, L., Warren, P. H., Gaston, K. J., & Armsworth, P. R. (2014). What personal and environmental factors determine frequency of urban greenspace use? International Journal of Environmental Research and Public Health, 11(8), 7977–7992. http://doi.org/10.3390/ijerph110807977

Han, S., Ye, Y., Song, Y., Yan, S., Shi, F., Zhang, Y., Liu, X., Du, H., & Song, D. (2022). A Systematic Review of Objective Factors Influencing Behavior in Public Open Spaces. Frontiers in Public Health, 10. http://doi.org/10.3389/FPUBH.2022.898136/FULL

Hendriani, A. (2016). Ruang Terbuka Hijau Sebagai Infrastruktur Hijau Kota pada Ruang Publik Kota (Studi Kasus : Alun-Alun Wonosobo), Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 3(2), pp. 74-81. doi: https://doi.org/10.32699/ppkm.v3i2.340.

Liem, Y., & Lake, R. (2018). Pemaknaan ruang terbuka publik taman nostalgia Kota Kupang. https://osf.io/preprints/khy52/

Ohly, H., White, M. P., Wheeler, B. W., Bethel, A., Ukoumunne, O. C., Nikolaou, V., & Garside, R. (2016). Attention Restoration Theory: A systematic review of the attention restoration potential of exposure to natural environments. Journal of Toxicology and Environmental Health, Part B, 19(7), 305–343. https://doi.org/10.1080/10937404.2016.1196155

Pratama, M. I. Y. (2016). Eksplorasi Faktor–Faktor Pengaruh Pengembangan Taman Sebagai Ruang Sosial Berdasarkan Preferensi Pengguna.

Purwantiasning, A. W. (2017). Optimalisasi Fungsi Ruang Terbuka Hijau Dengan Melihat Pola Sebaran Pengunjung Studi Kasus: Taman Tabebuya, Jagakarsa. Nature: National Academic Journal of Architecture, 4(2), 121-127.

Ramadhani, A. S., Azizah, W., Selpiyani, Y., & Khadijah, K. (2022). Bentuk-bentuk Stimulasi Pada Anak Dalam Perkembangan Motorik Anak Usia Dini di RA. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 4(3), 2360-2370.

Rusli, M. (n.d.). (2015). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus. http://repository.uin-

Sang, Asa Ode, Knez, Igor, Gunnarsson, Bengt, Hedblom, Marcus. (2016). The effects of naturalness, gender, and age on how urban green space is perceived and used. Urban Forestry and Urban Greening, 18, 268–276. https://doi.org/10.1016/j.ufug.2016.06.008

Sulfia, S., Adininggar, M. I., Ananda, N. T., Arianda, A. R., Marua, I. U., Tajuddin, M. I., & Ekaputra, M. G. (2021). Pola Perilaku Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Taman Macan di Makassar. TIMPALAJA : Architecture student Journals, 3(2), 191–205. https://doi.org/10.24252/timpalaja.v3i2a11

Published

2024-11-25

How to Cite

1.
Mardhotillah DO, Perwira MA, Maulana SF, Mahdani AR, Bachtiar JCU, Indriani NKAIPM. IDENTIFIKASI POLA PENGGUNAAN RUANG TERBUKA HIJAU BERDASARKAN PENGELOMPOKAN USIA INDIVIDU (STUDI KASUS: TAMAN UDAYANA). Vitruvian [Internet]. 2024 Nov. 25 [cited 2026 May 28];14(3):185-94. Available from: https://training-ojs3-publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/27859

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.