KAJIAN TERITORIALITAS PADA RUANG TERBUKA PUBLIK (STUDI KASUS: TAMAN SANGKAREANG KOTA MATARAM)
DOI:
https://doi.org/10.22441/vitruvian.2024.v14i3.005Keywords:
teritori, ruang terbuka publik, taman sangkareang, perilaku spasialAbstract
Ruang-ruang publik kerap mengalami pergeseran fungsi karena banyak aktivitas yang bersifat pribadi membentuk zona-zona privat pada ruang yang seharusnya digunakan bersama. Hal ini merupakan salah satu bagian dari perilaku spasial individu dalam merespons lingkungannya. Salah satu bentuk dari perilaku spasial yang dilakukan seseorang dengan melakukan klaim terhadap ruang yang dianggap sebagai bagian dari kepemilikannya disebut sebagai teritorialitas. Hubungan timbal balik antara lingkungan dan perilaku yang terbentuk pada Taman Sangkareang ini tidak dapat dihindari karena keberadaan setting ruang publik yang mengundang kedatangan orang untuk beraktivitas. Penelitian ini difokuskan untuk mengidentifikasi pola teritorialitas yang terbentuk pada Taman Sangkareang guna mengetahui kesesuaian antara penataan setting fisik ruang publik dengan pemanfaatan ruang yang dilakukan pengunjung atau pengguna taman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan metode pemetaan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola teritorialitas yang terbentuk sangat dipengaruhi oleh durasi dan waktu pemanfaatan ruang, jenis kegiatan, juga ketersediaan fasilitas atau setting fisik yang tersedia.
Downloads
References
Adhitama; M. S. (2013). Faktor Penentu Setting Fisik dalam Beraktivitas di Ruang Terbuka Publik “Studi Kasus Alun – Alun Merdeka Kota Malang”. Jurnal RUAS; 11(2); 1–9.
Anggiani; M.; & Rohmat; I. (2020). Persepsi Kenyamanan Pengunjung Ruang Terbuka Publik Perumahan. Vitruvian; 9(2). https://doi.org/10.22441/vitruvian.2020.v9i2.003
Ardiansari; E.; Ernawati; J.; & Nugroho; A. M. (2015). Faktor Penentu Setting Fisik Dalam Beraktivitas Di Koridor Jalan Sebagai Ruang Publik (Studi Kasus Kampung Kauman Desa Pakuncen Kabupaten Nganjuk). Review of Urbanism and Architectural Studies; Vol. 13(No. 2); 20–28. https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2015.013.02.3
Bachtiar; J. C. U. (2023). Transformasi Teritori berdasarkan Kegiatan Pengunjung di Lapangan Gasibu. Review of Urbanism and Architectural Studies; 21(1); 21–31. https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2023.021.01.3
Bachtiar; J. C. U.; Kusuma; H. E.; & Handayani; T. (2022). Visitor’s involvement in urban parks: Role of sense of place for sustainability. AIP Conference Proceedings; 2489. https://doi.org/10.1063/5.0094399
Burhanuddin; Setioko; B.; & Suprapti; A. (2015). Teritorialitas Ruang pada Jalur Penggal Jalan Kyai H. Agus Salim Kota Semarang. Seminar Nasional “Menuju Arsitektur Dan Ruang Perkotaan Yang Ber-Kearifan Lokal” PDTAP.
Effendi; D.; Waani; J. O.; & Sembel; A. (2017). Pola Perilaku Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik di Pusat Kota Ternate. Spasial; 4(1); 185–197.
Goffman; E. (1963). Stigma: Notes on the Management of Spoiled Identity. Penguin.
Indriani; N. K. A. I. P. M. (2018). Proses Terbentuknya Teritorialitas pada Permukiman Padat Penghuni di Kampung Jawa; Denpasar. RUANG-SPACE; Jurnal Lingkungan Binaan (Space: Journal of the Built Environment); Vol.5(No.1); 91. https://doi.org/10.24843/JRS.2018.v05.i01.p09
Natalivan; P. (2007). Ruang Terbuka Publik; Prinsip Perancangan dan Pengendaliannya (WP-01-07). https://doi.org/10.13140/RG.2.2.15820.54407/1
Nur’aini; & Ikaputra. (2019). Teritorialitas Dalam Tinjauan Ilmu Arsitektur. INERSIA: LNformasi dan Ekspose Hasil Riset Teknik SIpil dan Arsitektur; 15(1). https://doi.org/10.21831/inersia.v15i1.24860
Pradani; S. W.; & Nurini; N. (2020). Perilaku Masyarakat di Ruang Terbuka Publik Alun-Alun Kabupaten Blora. TATALOKA; 22(1); 50–60. https://doi.org/10.14710/tataloka.22.1.50-60
Putri; Rr.; Pangarsa; Widjil; G.; & Jenny; E. (2013). Pendekatan Teritori Pada Fleksibilitas Ruang dalam Tradisi Sinoman dan Biyada Di Dusun Karang Ampel Malang. Dimensi (Jurnal Teknik Arsitektur); Vol. 39(No.2). https://doi.org/10.9744/dimensi.39.2.65-76
Ratnasari; A.; & Permatasari; R. (2019). Diskrepansi Pemanfaatan Ruang Publik berdasarkan Teritori Ruang (Studi Kasus: Alun-alun Kota Klaten). Undagi: Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa; Vol. 7(No.1).
Saleh; M. P. R.; Moniaga; I. L.; Ch Tarore; R.; & Kumurur; V. A. (2013). Identifikasi Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik di Kota Manado (Studi Kasus: Lapangan Sparta Tikala). Ejournal.Unsrat.ac.id; 5(1); 40–48. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/SABUA/article/view/1685
Sativa; Setiawan; B.; Wijono; D.; & Adiyanti; M. (2017). Variasi Seting Fisik Ruang Interaksi Anak dii Kampung Padat Kota Yogyakarta. INERSIA; Vol. XIII (No. 2).
Supriyono; & Listiati; E. E. (2014). Teritori Ruang Publik Perkotaan Studi Kasus Kota Semarang; Surakarta dan Yogyakarta. Simposium Nasional RAPI XIII FT UMS.
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Author(s) Rights
As a journal author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company (should follow CC by NC License). Authors publishing in Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journals have wide rights to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) as long as you follow the license terms, that are:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
Retained Rights/Terms and Conditions
Although authors are permitted to use their work in other works, this does not include granting third-party requests for reprinting, republishing, or other types of re-use, you should follow CC by NC License.
Copyright Transfer Agreement (for Publishing)
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright publishing of the article shall be assigned/transferred to Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana as Publisher of the journal. Upon acceptance of an article, authors will be asked to complete a 'Copyright Transfer Agreement'.
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Remember, even though we ask for a transfer of copyright, our journal authors retain (or are granted back) significant scholarly rights as mention before.
The Copyright Transfer Agreement (CTA) Form can be downloaded here:
[Copyright Transfer Agreement (CTA) Form]
The copyright form should be signed electronically and send to the Editorial Office in the form of original e-mail below:
Editorial Office of Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta-11650
Telp. 6221-5840816 Ext. 5302, Fax. 6221-5871312
Email: [email protected]
All off articles in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal are licensed under CC BY-NC

Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan and its articles is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









