DINAMIKA PERUBAHAN JALUR BEBETELAN: KAJIAN ARSITEKTUR PERMUKIMAN DI DESA ADAT WONGAYA BETAN DI BALI

Authors

  • Gusti Ayu Cantika Putri Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Made Liga Wangsa

DOI:

https://doi.org/10.22441/vitruvian.2025.v15i1.007

Keywords:

Bebetelan, arsitektur permukiman, perubahan sosial budaya, Desa Adat Wongaya Betan.

Abstract

Jalur Bebetelan di Desa Adat Wongaya Betan, Bali, merupakan komponen penting dalam arsitektur permukiman tradisional Bali. Secara historis, Bebetelan berfungsi sebagai penghubung antar pekarangan yang merepresentasikan hubungan sosial dan keharmonisan masyarakat desa. Seiring waktu, perubahan sosial budaya dan meningkatnya individualisme telah menyebabkan degradasi fisik maupun simbolik terhadap jalur ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dinamika perubahan jalur Bebetelan dalam konteks arsitektur permukiman di Desa Adat Wongaya Betan, dengan fokus pada identifikasi dan analisis terhadap faktor-faktor yang mendasari perubahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan pemetaan spasial untuk mengkaji perubahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan penurunan interaksi komunal dan perubahan pemanfaatan ruang sebagai faktor utama. Pelestarian Bebetelan sebagai identitas budaya menjadi penting dengan rekomendasi integrasi elemen tradisional dalam perencanaan modern.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Gusti Ayu Cantika Putri, Universitas Pendidikan Ganesha

Sinta ID : 6923787

Google Scholar ID : VMGHhS4AAAAJ

References

Arini, I. A. D., & Paramita, I. B. G. (2021). Seni arsitektur Bali dalam bangunan-bangunan Bali (kajian filosofis). Jurnal Maha Widya Duta, 5(1), 76-87. https://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/duta/article/download/1251/987

Damayana, I. W. (2011). Menyama braya: Studi perubahan masyarakat Bali (Disertasi tidak dipublikasikan). Universitas Kristen Satya Wacana, Program Pascasarjana Studi Pembangunan, Salatiga.

https://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/733/1/D_902008005_Judul.pdf

Dharmayuda, S., Suasthawa, I. M., & Çantika, K. W. (1991). Filsafat adat Bali. Denpasar: Upada Sastra.

Gelebet, I. N. (1982). Arsitektur tradisional daerah Bali. Denpasar: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. https://repositori.kemdikbud.go.id/27005/2/ARSITEKTUR%20TRADISIONAL%20DAERAH%20BALI.pdf

Hariyono, P. (2011). Sosiologi kota untuk arsitek. Jakarta: Bumi Aksara.

Hartawan, D. I. G. M. (2007). Brain economy: Analisis dan kajian ekonomi politik keuangan negara. Pusat Analisis dan Kajian Indonesia, Bali.

Karsono, D. (1996). Kajian perubahan bentuk tata ruang lingkungan permukiman di Kauman Surakarta (Tesis tidak dipublikasikan). Universitas Diponegoro, Program Pascasarjana, Semarang. http://eprints.undip.ac.id/11791/

Mahaputra, B. (2022). Tatanan spasial pura paibon warga Pemeregan di Denpasar. Jurnal Arsir, 6(1), 27-42. https://jurnal.um-palembang.ac.id/arsir/article/view/4561

Prabowo, H. (1998). Seri diktat kuliah: Pengantar psikologi lingkungan. Depok: Gundarma.

Rusandi, & Muhammad Rusli. (2021). Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 2(1), 48–60. https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18

Safitri, D., Fauzan Putra, Z. F., & Marini, A. (2020). Ekolabel dan pendidikan lingkungan hidup. Jakarta: PT Pustaka Mandiri. https://pps.unj.ac.id/wp-content/uploads/2021/10/ZE.-Ferdi-Buku-Ajar-Ekolabel-2020-by-Desy-Safitri-dan-ZE-Ferdi-anggota-ke-2-1-2-1.pdf

Sasongko, R., Astuti, W., & Yudana, G. (2022). Pola spasial permukiman di bantaran Sungai Premulung, Kota Surakarta. Jurnal Desa-Kota, 4(2), 152-166. https://jurnal.uns.ac.id/jdk/article/view/59526

Suarca, I. N. (2025, Januari). Wawancara tentang Bebetelan.

Wastawa, I. W. (2024, Desember). Wawancara tentang Bebetelan.

Wikantiyoso, R., & Tutuko, P. (2009). Kearifan lokal dalam perencanaan dan perancangan kota untuk mewujudkan arsitektur kota yang berkelanjutan. Malang: Group Konservasi Arsitektur & Kota, Jurusan Teknik Arsitektur, Universitas Merdeka Malang.

Yunus, H. S. (2008). Dinamika wilayah peri-urban determinan masa depan kota. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Published

2025-03-25

How to Cite

1.
Putri GAC, Wangsa IML. DINAMIKA PERUBAHAN JALUR BEBETELAN: KAJIAN ARSITEKTUR PERMUKIMAN DI DESA ADAT WONGAYA BETAN DI BALI. Vitruvian [Internet]. 2025 Mar. 25 [cited 2026 May 28];15(1):71-82. Available from: https://training-ojs3-publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/31853

Issue

Section

Articles

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.