STRATEGI PENINGKATAN FUNGSI DAN LUASAN RUANG TERBUKA HIJAU DI KAWASAN PADAT JALAN MARGA JAYA, TANGERANG
DOI:
https://doi.org/10.22441/vitruvian.2026.v16i1.003Keywords:
disfungsi ruang, pemanfaatan ruang publik, ruang terbuka hijau.Abstract
Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan komponen tata ruang kota modern yang krusial karena memiliki fungsi multidimensi seperti aspek ekologi, sosial serta estetika. Pesatnya pembangunan perkotaan dan urbanisasi seringkali menyebabkan pertumbuhan permukiman organik informal serta dis-fungsi infrastruktur, termasuk minimnya RTH dalam mewadahi aktivitas publik. Kondisi ini menunjukkan perlunya kajian mendalam untuk peningkatan keberlanjutan permukiman. Salah satu kawasan yang mengalami pertumbuhan pesat dan menjadi magnet ekonomi adalah kawasan Alam Sutera, Tangerang. Permukiman organik yang tumbuh di tengah kota kawasan Alam Sutera adalah Jalan Marga Jaya, Tangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dis-fungsi RTH eksisting berdasarkan kriteria berdasarkan Permen PU No.05/PRT/M/2008, yaitu ekologis, sosial budaya, arsitektural estetika dan pengelolaan, serta merumuskan sintesis desain strategis untuk peningkatan fungsi dan luasan RTH. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap indikator kualitas RTH. Hasil analisis menunjukkan bahwa RTH eksisting hanya berjumlah 11.8% dan kualitas fungsinya tidak optimal. Hasil temuan penelitian berupa implementasi atap hijau pada hunian warga, menciptakan ruang bermain anak di atas lapangan olah raga dengan struktur komposit serta peningkatan RTH publik dan privat kawasan. Hasil sintesis desain berhasil meningkatkan luasan RTH kawasan untuk memenuhi standar minimum pemerintah yaitu 30% dan membentuk infrastruktur hijau yang fungsional dan berkelanjutan.
Downloads
References
Cresswell, R., & Grove, A. (2013). City Landscape: A Contribution to the Council of Europe's European Campaign for Urban Renaissance. Cambridge: Butterworth-Heinemann.
Hastuti, E. (2011). Kajian Perencanaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Perumahan sebagai Bahan Revisi SNI 03-1733-2004. Jurnal Standardisasi, 13(1), 36 - 44. Diambil kembali dari https://js.bsn.go.id/index.php/standardisasi/article/viewFile/14/pdf
Heryana, D., & Firmansyah, A. (2024). GREEN INFRASTRUCTURE FRAMEWORK: SEBUAH STRATEGI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR HIJAU NASIONAL. Journal of Law, Administration, and Social Science.
Kabisch, N., Korn, H., & Stadler, J. (2017). Nature-Based Solutions to Climate Change Adaptation in Urban Areas. Springer Open.
Kusumasindy, R., & Rahayu, S. (2022). Implikasi Perubahan Kerapatan Bangunan Dan Kerapatan Vegetasi Terhadap Ruang Terbuka Hijau (RTH)Di Kota Tangerang. Jurnal Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota.
Mahipal, Setiadhi, A. N., Sasiras, A. A., Irawan, M. L., & Abdullah, N. (2024). UPAYA MENINGKATKAN RUANG TERBUKA HIJAU PADA KAWASAN BOGOR. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence,Economic and Legal Theory.
Pratama, I. D., Salahudin, & Roziqin, A. (2021). Tata Kelola Kolaboratif Ruang Terbuka Hijau: Sebuah Kajian Pustaka Terstruktur. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 19(02), 125 - 139. Diambil kembali dari https://journal.ipb.ac.id/jurnalkmp/article/view/36310/22578
Pratiwi, P., & Rahman, B. (2025). Potensi Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Berdasarkan Guna Lahan. Jurnal Kajian Ruang .
Purnomohadi, N. (2006). Ruang Terbuka Hijau Sebagai Unsur Utama Tata Ruang Kota. Jakarta: Direktorat Jenderal Penataan Ruang Departemen Pekerjaan Umum. Diambil kembali dari https://pu.go.id/pustaka/biblio/ruang-terbuka-hijau-sebagai-unsur-utama-tata-ruang-kota/JDD3B7
Ratnasari, F. D., Koeswahyono, I., & Fadli, M. (2015). Optimalisasi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau di Kabupaten Bekasi Melalui Perjanjian Pemanfaatan Ruang Berbasis Regulasi Hijau. Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, 1 - 20. Diambil kembali dari https://media.neliti.com/media/publications/35400-ID-optimalisasi-penyediaan-ruang-terbuka-hijau-di-kabupaten-bekasi-melalui-perjanji.pdf
Septiani, N. (2024). Green Open Spaces as an Alternative for Enhancing the Psychological Well-Being of Urban Communities: A Systematic Literature Review (SLR). Journal of Health, 106 - 113. Diambil kembali dari https://banuainstitute.org/JOHE/article/view/119
Sugiyanto, E., & Sitohang, C. A. (2017). OPTIMALISASI FUNGSI RUANG TERBUKA HIJAU SEBAGAI RUANG PUBLIK DI TAMAN AYODIA KOTA JAKARTA SELATAN. Jurnal Populis.
Yogaswari, N., Ninin, R. H., & Muliadi, R. (2024). PERAN KEMUDAHAN AKSES LINGKUNGAN ALAM DALAM HUBUNGAN ANTARA KEDEKATAN ALAM DAN KEBAHAGIAAN HIDUP MASYARAKAT URBAN. Jurnal Psikologi.
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Author(s) Rights
As a journal author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company (should follow CC by NC License). Authors publishing in Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journals have wide rights to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) as long as you follow the license terms, that are:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
Retained Rights/Terms and Conditions
Although authors are permitted to use their work in other works, this does not include granting third-party requests for reprinting, republishing, or other types of re-use, you should follow CC by NC License.
Copyright Transfer Agreement (for Publishing)
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright publishing of the article shall be assigned/transferred to Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana as Publisher of the journal. Upon acceptance of an article, authors will be asked to complete a 'Copyright Transfer Agreement'.
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Remember, even though we ask for a transfer of copyright, our journal authors retain (or are granted back) significant scholarly rights as mention before.
The Copyright Transfer Agreement (CTA) Form can be downloaded here:
[Copyright Transfer Agreement (CTA) Form]
The copyright form should be signed electronically and send to the Editorial Office in the form of original e-mail below:
Editorial Office of Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta-11650
Telp. 6221-5840816 Ext. 5302, Fax. 6221-5871312
Email: [email protected]
All off articles in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal are licensed under CC BY-NC

Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan and its articles is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









