KAJIAN JALUR EVAKUASI PADA GEDUNG RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) CIBINONG
DOI:
https://doi.org/10.22441/Vitruvian.2021.v11i1.001Keywords:
Rumah Sakit, Jalur Evakuasi, Pilihan Akses, Keadaan Darurat, PersepsiAbstract
Rumah Sakit merupakan salah satu bangunan fasilitas publik yang sangat penting, hal tersebut dikarenakan rumah sakit merupakan tempat atau wadah untuk perawatan dan rehabilitasi, yang harus memiliki lingkungan yang aman bagi pasien dan karyawan yang bekerja di rumah sakit. Saat ini desain rumah sakit terus berkembang dan berubah, rumah sakit merupakan bangunan kompleks, yangmana sangat rentan akan kejadian kebakaran atau bencana alam. Sayangnya masih ada beberapa rumah sakit yang masih belum memperhatikan sarana dan prasarana akan jalur evakuasi, hal tersebut juga dipicu karena ketidak pahaman pengguna bangunan akan akses evakuasi pada rumah sakit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menelitian mengenai kajian akan jalur evakuasi pada gedung rumah sakit, serta yang menjadi perhatian utama yaitu wawasan pasien dan karyawan rumah sakit akan jalur evakuasi (jalan keluar) agar pada saat terjadi kebakaran atau bencana alam dapat dengan secepatnya menyelamatkan diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan beberapa tahapan yaitu Tahap pertama melakukan desk research (data sekunder), lalu tahap kedua melakukan pengumpulan Data (observasi lapangan dan survey dengan questionnaire), dilanjutkan ke tahap ketiga dengan menganalisis data. Diharapkan hasil penelitian ini dapat mengetahui kesiapan sarana jalur evakuasi dan pengetahuan pengguna bangunan RSUD CIbinong Dalam Situasi Darurat Terhadap Sarana Jalur Evakuasi dan dapat memberikan masukan dalam pembuatan perencanaan bangunan rumah sakit dimasa yang akan datang, Sehingga pengguna dapat menyelamatkan diri jika terjadi situasi darurat.
Downloads
References
BBC (2016). Kebakaran di rumah sakit di India tewaskan sedikitnya 19 orang. https://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161018_dunia_kebakaran_rumahsakit_india
Bruck, D. (2001). The who, what, where and why of waking to fire alarms: a review. Fire safety journal, 36(7), 623-639.
Ching, Francis.D.K (1996). Arsitektur : Bentuk, Ruang dan Susunannya ; Erlangga
de Jong, T. (2015). Different types of evacuation route signing techniques evaluated on the basis of their usability and efficiency in case of fire.
Firmansyah, R. 2008. Peranan Koridor Pada Bangunan Shopping Mall Dalam Mengantisipasi Bahaya Kebakaran. Jakarta: Universitas Indonesia.
Hariyanto, A. D., (dkk). 2012. “Kualitas Elemen Arsitektur Sebagai Penunjang Kemudahan Wayfinding Dan Orientasi.” Makalah dibawakan pada Seminar Nasional Towards Emphatic Architecture Menuju Arsitektur yang Berempati, Surabaya.
Hermanto, O., Widjasena, B., & Suroto, S. (2017). Analisis Implementasi Sistem Evakuasi Pasien Dalam Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Pada Gedung Bertingkat Di Rumah Sakit X Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 3(3), 555-562.
Hoondert, P. (2017). State of the art fire safety concept for evacuation of different types of vulnerable patients in Dutch hospitals: Specific egress times for different groups of (vunerable) hospital patients.
Kobes, M., Helsloot, I., De Vries, B., & Post, J. G. (2010). Building safety and human behaviour in fire: A literature review. Fire Safety Journal, 45(1), 1-11.
Nuary, MG., (2019). Kebakaran di RSUD Kota Tangerang, Lantai 2 dan 6 Rusak Parah.https://news.detik.com/berita/d-4444293/kebakaran-di-rsud-kota-tangerang-lantai-2-dan-6-rusak-parah
Passini, R. 1984a. Spatial representations, a wayfinding perspective. Journal of environmental psychology, 4(2).
Passini, R. 1984b. Wayfinding in architecture. New York: Van Nostrand Reinhold.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 05/Prt/M/2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Susun Sederhana Bertingkat Tinggi
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 26/prt/m/2008 tanggal 30 Desember 2008 Tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan Gedung Dan Lingkungan.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2005 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002
Putra, B. K. 2010. “Pencegahan dan penanggulangan kebakaran di PT. INKA (persero) Madiun Jawa Timur”. Disertasi Doktor, Universitas Sebelas Maret.
Pynkyawati, T., (dkk). 2013. Kajian Desain Sirkulasi Ruang Dalam sebagai Sarana Evakuasi pada Kondisi Bahaya Kebakaran di Bandung Supermal dan Trans Studio Bandung. Reka Karsa, 1(1).
Rahmawaty, L., (2019). Sumber api pada kebakaran Rumah Sakit Mayapada dari lantai lima. https://www.antaranews.com/berita/1135964/sumber-api-pada-kebakaran-rumah-sakit-mayapada-dari-lantai-lima
Schuellerr, W. 2001. Struktur Bangunan Bertingkat Tinggi. Bandung: Refika Aditama.
SNI 03-1746-2000. Tata cara perencanaan dan pemasangan sarana jalan ke luar untuk penyelamatan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan gedung.
SNI 03-1756 2000. 2000 Tata Cara Perencanaan Sistem Proteksi Pasif Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung.
SNI 03-6574-2001 Tata Cara Perancangan Pencahayaan Darurat, Tanda arah dan Sistem Peringatan Bahaya pada Bangunan Gedung.
Sumardjito, S. 2011. Kajian terhadap Kelayakan Sarana Emergency Exit pada Bangunan Pusat Perbelanjaan Di Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 20(1), 89-116.
Sunarno (2011). Kajian Terhadap Sarana “ EMERGENCY EXIT ” Pada Plasa Ambarukmo Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Suyono, A. M., & Firdaus, O. M. (2011, September). Evaluasi Jalur Evakuasi Pada Gedung Bertingkat 7 (Tujuh) Lantai (Studi Kasus Di Gedung Graha Universitas Widyatama Bandung). 11th National Conference of Indonesian Ergonomics Society 2011, Egronomics Centre Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Esa
Unggul, ITB, Universitas Islam Assya'fiyah, Universitas Mercu Buana, STT Wastukencana, Universitas Bakrie.
Ünlü, A., Ülken, G., & Edgü, E. (2005). A space syntax based model in evacuation of hospitals. In meeting of Fifth International Space Syntax Symposium, DelftUniversity of Technology, The Faculty of Architecture.
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Author(s) Rights
As a journal author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company (should follow CC by NC License). Authors publishing in Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journals have wide rights to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) as long as you follow the license terms, that are:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
Retained Rights/Terms and Conditions
Although authors are permitted to use their work in other works, this does not include granting third-party requests for reprinting, republishing, or other types of re-use, you should follow CC by NC License.
Copyright Transfer Agreement (for Publishing)
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright publishing of the article shall be assigned/transferred to Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana as Publisher of the journal. Upon acceptance of an article, authors will be asked to complete a 'Copyright Transfer Agreement'.
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Remember, even though we ask for a transfer of copyright, our journal authors retain (or are granted back) significant scholarly rights as mention before.
The Copyright Transfer Agreement (CTA) Form can be downloaded here:
[Copyright Transfer Agreement (CTA) Form]
The copyright form should be signed electronically and send to the Editorial Office in the form of original e-mail below:
Editorial Office of Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta-11650
Telp. 6221-5840816 Ext. 5302, Fax. 6221-5871312
Email: [email protected]
All off articles in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal are licensed under CC BY-NC

Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan and its articles is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









