DESAIN ALTERNATIF ALAT PENJEMUR PAKAIAN YANG ADA DI PASARAN
DOI:
https://doi.org/10.22441/anggada.2021.v1.i1.004Keywords:
Drying Equipment, Room, Material, Alternative DesignAbstract
Clothesline tools are used as the right means of placing small and large amounts of laundry clothes. In terms of design developments, it can be said that clothesline has developed and innovated quite fast since the early 2000s. However, in a densely populated city like Jakarta, not all laundry equipment functions as it should. From the research conducted by the author, some respondents who live in several areas in Jakarta such as in the densely populated house, the majority of respondents said that they do not have a large drying space or area and this drying area is not exclusively used for drying clothes but is a versatile and multifunctional area. Such as parking vehicles and storing other household objects. Therefore the span dimension factor when it is in use or how to move the equipment when it is not in use is the main concern. Then Jakarta has a fairly high average temperature, which is in the range of 25-33 degrees Celsius so that not all materials can be used for clotheslines, the materials used must have resistance to weather which has high temperatures. From some of the existing problems, the writer wants to develop several alternative designs of clothes drying tools on the market by updating the system, structure, or aesthetics so that they can function properly.
Downloads
References
Agustin, L., & Kusumarini, Y. (2014). Perancangan modular indoor booth untuk produk pakaian, sepatu dan makanan. Intra, 2(2), 748-753.
Bramston, D. (2009). Basic Product Design 02: Material Thoughts. Switzerland : AVA Publishing.
Filbert, K. H. (2017). Perancangan Indoor Modular Booth Display untuk Produk Fashion. Intra, 5(2), 255-260.
Magnolia, S. (2017). Perancangan Produk Portable untuk Make-up Artist. Intra, 5(2), 361-366.
Mital, A. (2011). Product Development: A Structured Approach to Design and Manufacture. Burlington, USA: Elsevier.
Muladi, E. (2015). Desain Di Ruang Publik. NARADA Jurnal Desain Dan Seni, 2(2), 205-209.
Nurmianto, E. (2004). Ergonomi konsep dasar dan aplikasinya edisi kedua. Surabaya: Guna Widya.
Octavia, E., & Soedarwanto, H. (2019). Tinjauan Ergonomi Dan Antropometri Pada Kain Gendong
Tradisional (Jarik Gendong). NARADA Jurnal Desain Dan Seni, 6(1), 55-74.
DOI: 10.22441/narada.2019.v6.i1.004
Runtu, M., & Tilaar, S. (2012). Implementasi Konsep “Folding” Dalam Rancangan Fasade Bangunan/Arsitektur. Media Matrasain, 9(2), 93-110.
Tanzil, J. (2016). Perancangan Indoor Modular Meuble untuk Booth Fashion Pop-Up Market di Surabaya. Intra, 4(2), 738-745.
Tjiptono, F. (1999). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset.
Torondek, V., & Erdiono, D. (2017). Folding Arsitektur. Media Matrasain, 14(3), 52-60.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam ANGGADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak ANGGADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam ANGGADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak ANGGADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









