PERANCANGAN INTERIOR RUANG PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI DI JAKARTA (STUDI KASUS PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MERCU BUANA)
DOI:
https://doi.org/10.22441/anggada.2021.v2.i1.003Keywords:
Library, Higher Education, Comfortable, Modern, Green, Betawi Local CultureAbstract
Generally the library is a place to read books and add references about science and to add data to the task literature. Reading books or literature is a very important source of reference for students. But it is unfortunate that the interest in reading among students looks very minimal at this time. One of the low interest in reading is among students, it can be seen from the number of visitors in each college library. The library will look very crowded when just before the exam because many students are looking for books for reference sources of assignments, other than when not before the exam the library tends to be very quiet visitors, who visit the library are usually only a few final-year students who are working on thesis. the presence of a library with a comfortable room is very necessary to attract interest, especially students and the general public so they want to visit the library. The design method used is a qualitative analysis method whose data collection techniques are by means of observation, interviews, literature studies, comparative studies, documentation. The result of this design is the "Modern" style and the theme "Wonderful green and local culture of Betawi" in the interior of the College Library, by creating a functional atmosphere, ergonomic, and has a good aesthetic value, so that it can make the place become more convenient for visitors and also for employees on duty.
Downloads
References
Ching, F. (1996). Ilustrasi Desain Interior. Jakarta: Erlangga.
Darmono. (2001). Manajemen dan Tata Kerja Perpustakaan Sekolah. Jakarta: Grasindo.
Herlina. (2010). Ilmu Perpustakaan Dan Informasi. Palembang: IAIN Raden Fatah.
Interieur. (2018). Psikologi Warna pda Ruang. Diambil dari: https://interieur.home.blog/2018/11/04/psikologi-warna-pada-ruang/
JDIH Perpustakaan Nasional. 2007. Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 Tentang Perpustakan. Jakarta: JDIH Perpusnas.
JDIH Perpustakaan Nasional. 2007. Undang-Undang No.43 tahun 2007 Tentang Perpustakaan pasal 3. Jakarta: JDIH Perpusnas.
JDIH Perpustakaan Nasional. 2007. Undang-Undang No.43 tahun 2007 Tentang Perpustakaan pasal 4. Jakarta: JDIH Perpusnas.
Kurniawati, R. (2013). Jenis-Jenis Perpus-takaan. Diambil dari: https://sites.google.com/site/seputarilmuperpustakaa/jenis-jenis perpustakaan. Terakhir diakses 25 Maret 2020.
Octiva, E., & Soedarwanto, H. (2019). Tinjauan Ergonomi Dan Antropometri Pada Kain Gendong Tradisional (Jarik Gendong). Narada Jurnal Desain dan Seni Vol 6 (1) 2019.
DOI: 10.22441/narada.2019.v6.i1.004
Setu Babakan. (2020). Mengenal 8 ikon kebudayaan Betawi. Diambil dari: http://www.setubabakanbetawi.com/mengenal-8-ikon-kebudayaan-betawi/
Sulistyo, B. (1991). Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Swasty, W. (2017). Serba Serbi Warna. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Wiji, S. (2009). Psikologi Perpustakaan. Jakarta: Sagung Seto.
Wiji, S. (2011). Perpustakaan & Buku: Wacana Penulisan & Penerbitan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam ANGGADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak ANGGADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam ANGGADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak ANGGADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









