PERANCANGAN INTERIOR GRACEFULLY GRACE PRESCHOOL DI JAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.22441/anggada.2021.v2.i2.002Keywords:
Children, Preschool, Comfortable, FunAbstract
During development, many preschoolers need stimulation and support from the surrounding environment. Because at that time early childhood entered the golden age or golden age. Early childhood education is needed to help the spiritual and physical development of early childhood before entering elementary school education. The efforts made are formal and informal preschools such as Kindergarten, Playgroup, RA and so on. The preschool requires a good quality place so that children can grow and develop both physically and mentally.
This design aims to implement interior elements that are in accordance with interior rules and improve the quality of education in early childhood and prioritize comfort, safety and health, for that many aspects of the interior (dimensions, shape of furniture, materials, colors applied in the interior) that must be considered so that the goals to guide, educate and support children's development can be achieved. The method used is interviews, field data and literature and analysis of existing problems. From these results the concept used in this design is to use the style and theme of Natural Cheerful Contemporary with the impression to be applied is fun, safe and comfortable.
Downloads
References
Astrini, W. (2005). Pengaruh Interior Ruang Belajar dan Bermain terhadap Kognitif Afektif dan Psikomotorik Anak di Tk Negeri Pembina Malang. Dimensi Interior, 3(1).
Gunarti, W., & Muis, A. (2014). Modul Metode Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Dasar Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
Indrijati, H. (2016). Psikologi Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.
Kusumo, E. L. (2015). “Macam-Macam Jenis Preschool”. Indonesia Montessori. 5 Agustus 2015. Indonesia. Diambil dari:
https://indonesiamontessori.com/tips-macam-macam-jenis-preschool-paud/
Lueder, R & Rice, V. J. B. (2007). Ergonomics for Children: Designing products and places for toddler to teens. Florida: Taylor &
Francis Group.
Mutiah, D. (2010). Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Prenada Media Group.
Nurfauziyah. (2018). “Pengaruh Warna Terhadap Psikolog Anak”. Kompasiana. 19 Februari 2018. Jakarta. Diambil
dari:
https://www.kompasiana.com/jreeng/5a8af7b216835f47fd0049c5/pengaruh-warna-terhadap-psikolog-anak
Orami. (2019). “Mengenal Pentingnya Kemampuan Persepsi Visual Anak”. Orami. 17 Juli 20219. Jakarta. Diambil dari:
https://parenting.orami.co.id/magazine/mengenal-pentingnya-
kemampuan-persepsi-visual-anak/
Pemerintah Indonesia. 1990. Undang-Undang Nomor 27 tentang Pendidikan Prasekolah. Lembaran RI Tahun 1990, No.27. Sekretariat Negara. Jakarta.
Putra, B. S. K. (2010). Pengaruh Warna Terhadap Kamar Tidur Anak. Jurnal Teknik Sipil Dan Perencanaan, 12(1), 79-90.
Roopnarine, J. L & Johnson, J. E. (2009). Pendidikan Anak Usia Dini: Dalam Berbagai Pendekatan. Jakarta: Prenadamedia Group.
Sari, S. M. (2004). Peran Warna Interior Terhadap Perkembangan dan Pendidikan Anak di Taman Kanak-Kanak. Dimensi Interior. Vol.2. 22-38.
Sastradipura, D. Y. (Desember, 2016). Pengaruh Warna Ruang Kelas
Terhadap Minat Belajar Anak Di Taman Kanak-Kanak Santa Angela Bandung, e-proceeding Art&Design, Vol.3 (3), 1233-1242.
Sit, M. (2015). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini Edisi Pertama. Medan: Perdana Publishing.
Utama, T. R. T. (2011). “Kajian Penggunaan Warna Pada Interior Taman Kanak-Kanak (Studi Kasus: Tk Negeri Pembina, Tk Al
Firdaus Dan Tk Kristen Surakarta)” [Skripsi].Surakarta: Fak. KIP,
Universitas Sebelas Maret.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam ANGGADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak ANGGADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam ANGGADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak ANGGADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









