Pola Asuh Pada Mahasiswa Ditinjau dari Perspektif Budaya
DOI:
https://doi.org/10.22441/biopsikososial.v1i2.2166Abstrak
Budaya merupakan wadah bagi sekelompok masyarakat dalam membungkus nilai-nilai yang mereka miliki. Nilai-nilai ini menjadi bagian yang penting bagi para orang tua dalam mengasuh anak mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan tujuan mengeksplore kondisi yang sebenarnya berdasarkan jawaban subjek dan menyajikan data secara deskriptif berdasarkan temuan yang diperoleh dilapangan. Metode accidental sampling digunakan dalam menentukan subjek penelitian. Subjek penelitian adalah 261 mahasiswa aktif Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa pertanyaan terbuka yang dikembangkan sendiri oleh peneliti berdasarkan pada pemahaman pola asuh tersebut. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa kuantitatif deskriptif berupa tabulasi silang. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat 7 kategori nilai-nilai yang ditanamkan orang tua kepada anaknya, yaitu: etika, kasih sayang, religiusitas, kedaerahan, berjiwa sosial, disiplin, dan lain-lain. Hasil menunjukkan kecenderungan nilai yang ditanamkan adalah etika (52,9%).Unduhan
Referensi
Dayakisni, T., & Yuniardi, S. (2012). Psikologi Lintas Budaya. Malang: UMM Press.
Edwards, C. P., Knoche, L., Aukrust, V., Kumru, A., & Kim, M. (2010). Etnoterapi orang tua tentang perkembangan anak: Keluar dari independensi dan individualisme dalam sistem kepercayaan Amerika. Dalam U. Kim, K.-S. Yang, & K.-K. Hwang, Indigenous and cultural psychology: Memahami orang dalam konteksnya (hal. 225-260). Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.
Gunarsa, S. D. (1991). Psikologi praktis: Anak, remaja dan keluarga. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Hurlock, E. B. (1980). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Matsumoto, D. (2008). Pengantar Psikologi Lintas Budaya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset.
Moscatelli, S., & Rubini, M. (2009). Parenting styles in adolescence: The role of warmth, strictness, and psychological autonomy granting in influencing collective self-esteem and expectations for the future. Dalam H. P. Krause, & T. M. Dailey, The handbook of parenting (hal. 344-347). Bologna: Nova Science Publishers Inc.
Nazir, Moh. (2005). Metode penelitian. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.
Nyarko, K. (2011). The influence of authoritative parenting style on adolescents academic achievement. American journal of social and management sciences, 2, 278-282.
Prahartama, P. B., & Latipun. (2015). Resolusi konflik ditinjau dari pola asuh orang tua pada remaja. Universitas Muhammadiyah Malang, Fakultas Psikologi. Malang: Tidak dipublikasikan.
Santrock, J. W. (2010). Life-span Development 13th ed. New York: McGraw-Hill.
Shochid, M. (2010). Pola asuh orang tua (Dalam membantu anak mengembangkan displin diri sebagai pribadi yang berkarakter). Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2007). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Widiyanti, A. D., & Marheni, A. (2013). Perbedaan efikasi diri berdasarkan tipe pola asuh orang tua pada remaja tengah di Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, 1(1), 171-180.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. The journal and respective authors hold exclusive copyrights of all materials published in Jurnal Biopsikososial: Jurnal Ilmiah Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana (JBUMB).
2. Any reproduction of any parts from the journal, without proper acknowledgment or prior permission, will result in an infringement of intellectual property laws.
3. JBUM is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), which means that this journal has the rights to copy and redistribute its materials in any medium or format and adapt the materials for any purpose as long as it keeps the Author's name as the owner of Copyright.
4. Printed and electronically published manuscripts are open access for educational, research, and library purposes. The editorial board shall not be liable for violations of copyright law for other purposes.









