SELF-COMPASSION DAN RESILIENSI PADA WARGA BINAAN DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN
DOI:
https://doi.org/10.22441/biopsikososial.v7i1.9814Kata Kunci:
self-compassion, resilience, warga binaan, lembaga pemasyarakatanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-compassion dengan resiliensi pada warga binaan di lembaga pemasyarakatan kelas II A Salemba. Penelitian ini menggunakan Self-compassion Scale dan Connor Davidson Resiliensi Scale. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 397 warga binaan, metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampling yaitu Insidental Sampling. Uji hipotesis menggunakan teknik analisis korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara self-compassion dan resiliensi. Hubungan ini bersifat positif dengan makna semakin tinggi self-compassion, maka semakin tinggi pula resiliensi pada warga binaan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak lembaga pemasyarakatan untuk memfasilitasi, mengarahkan, dan mengajak warga binaan pada program seperti bimbingan, konseling, roleplay, training, kerohanian, dan terapis yang dapat meningkatkan rasa untuk menyayangi diri sendiri serta tidak menyalahkan keadaan atas situasi yang dihadapi para warga binaan.Unduhan
Referensi
Ardilla, F. & Herdiana, I. (2013). Penerimaaan diri pada narapidana Wanita. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, 2(1), 1-7.
Connor, K. M., & Davidson, J. R. (2003). Development of a new resilience scale: The Connor‐Davidson resilience scale (CD‐RISC). Depression and anxiety, 18(2), 76-82.
Hermansyah, M. T. (2019). Relationship between self-compassion and resilience among adolescents whose parents are divorced. International Journal of Social Sciences, 5(2). DOI: 10.20319/pijss.2019.52.162169
Hidayati, F. & Maharani, R. (2013). Self-compassion (welas asih): Sebuah Alternatif Konsep Transpersonal Tentang Sehat Spiritual Menuju Diri yang Utuh. Prosiding Spiritualitas dan Psikologi Kesehatan, 48-64.
Hidayati, F.N.R. (2015). Hubungan antara self-compassion dengan work family conflict pada staff makas palang merah Indonesia provinsi Jawa Tengah. Jurnal Psikologi Undip, 14(2),183-189.
Holaday, M., & McPhearson, R.W. (1997). Resilience and severe burns. Journal of Counseling & Development, 75(5), 346-356.
Nasution, S.M. (2011). Resiliensi. Medan. USU Press.
Neff, K. D., & McGehee, P. (2010). Self-compassion and psychological resilience among adolescents and young adults. Self and identity, 9(3), 225-240. DOI: 10.1080/15298860902979307
Neff, K. (2003). Self-compassion: An alternative conceptualization of a healthy attitude toward oneself. Self and identity, 2(2), 85-101. DOI: 10.1080/15298860309032
Riza, M., & Herdiana, I. (2013). Resiliensi pada narapida laki-laki di Lapas Klas 1 Medaeng. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, 2(1), 1-6.
Saputri, A.S. Hardjono, Karyanta, A.N. (2011). Hubungan Religiusitas dan Dukungan Sosial dengan psychological well-being Santri Kelas VIII Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ibnu Abbas Klaten, Jurnal Program Study Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.
Tajibu, A. T. K. AH. (2018). Hubungan antara self-compassion dengan psychological well-being pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makasar. Skripsi. Universitas Negeri Makasar.
Welta, O. & Agung, I. M. (2017). Kesesakan dan masa hukuman dengan stress pada narapidana. Jurnal RAP UNP, 8(1),60-68. Doi: 10.24036/rapun.v8i1.7952
Widuri, E. L. (2012). Regulasi Emosi dan resiliensi pada mahasiswa tahun pertama. HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal, 9(2), 147-156. Doi: 10.26555/humanitas.v9i2.341
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. The journal and respective authors hold exclusive copyrights of all materials published in Jurnal Biopsikososial: Jurnal Ilmiah Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana (JBUMB).
2. Any reproduction of any parts from the journal, without proper acknowledgment or prior permission, will result in an infringement of intellectual property laws.
3. JBUM is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA), which means that this journal has the rights to copy and redistribute its materials in any medium or format and adapt the materials for any purpose as long as it keeps the Author's name as the owner of Copyright.
4. Printed and electronically published manuscripts are open access for educational, research, and library purposes. The editorial board shall not be liable for violations of copyright law for other purposes.









