Alat Pengukur Kualitas Air Bersih Berdasarkan Tingkat Kekeruhan dan Jumlah Padatan Terlarut

Penulis

  • Bagas Reforma Universitas Ahmad Dahlan
  • Alfian Ma'arif Universitas Ahmad Dahlan
  • Sunardi Sunardi Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.22441/jte.2022.v13i2.002

Kata Kunci:

Arduino Uno, Kualitas air bersih, LCD, Sensor TDS, Sensor Kekeruhan

Abstrak

Air merupakan sumber kehidupan yang dibutuhkan oleh makhluk hidup, misalnya untuk mencuci, memasak, membersihkan kotoran di sekitar rumah, mandi, dan konsumsi. Air dapat digolongkan menjadi dua bagian dengan karakteristiknya sendiri, yaitu air bersih dan air kotor. Penelitian ini merancang alat pengukur kualitas air berdasarkan tingkat kekeruhan dan jumlah padatan terlarut. Alat ini menggunakan sensor turbidity untuk mengukur tingkat kekeruhan dan sensor Total Dissolved Solids untuk mengukur jumlah padatan terlarut dalam air. Arduino Uno digunakan sebagai mikrokontroler untuk memproses data. Hasil keluaran dari nilai kekeruhan dan jumlah padatan terlarut di tampilkan di LCD. Parameter nilai kekeruhan dengan satuan NTU dan jumlah padatan terlarut dengan satuan PPM akan dijadikan kategori air bersih atau air kotor. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, alat telah dapat menentukan kualitas air bersih dengan benar. Didapat persentase error sebesar 3,86 % untuk sensor kekeruhan dan 2,11% untuk sensor TDS.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

I. Maulana, “Perancangan Alat Pendeteksi Kualitas Air Minum Elektrolisis,” J. Elektron. Pendidik. Tek. Elektron., vol. 7, no. 2, pp. 65–87, 2018.

C. Khairunnisa, “Pengaruh Jarak dan Konstruksi Sumur serta Tindakan Pengguna Air Terhadap Jumlah Coliform Air Sumur Gali Penduduk di Sekitar Pasar Hewan Desa Cempeudak Kecamatan Tanah Jambo Aye Kabupaten Aceh Utara Tahun 2012,” J. Pasca Sarj. Kesehat. Masy., vol. 1, no. 3, pp. 128–136, 2012.

A. Hikmatul, “Sistem Pengukuran Kualitas Air Bersih Berbasis Mikrokontroler Arduino,” in Prosiding Seminar Nasional Fisika Universitas Riau, 2018, no. September, pp. 27–30.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.” 2010.

Y. Satmoko and S. Nusa Idaman, “Kondisi Kualitas Air Sungai Surabaya Studi Kasus: Peningkatan Kualitas Air Baku.,” J. Teknol. Lingkung., vol. 20, no. 1, pp. 19–28, 2019.

A. F. Bin Omar and M. Z. Bin MatJafri, “Turbidimeter design and analysis: a review on optical fiber sensors for the measurement of water turbidity. , 9(10), 8311-8335,” Sensors, vol. 9, no. 10, pp. 8311–8335, 2009.

Wiki dfrobot, “Gravity Analog TDS Sensor Meter For Arduino,” 2020. https://wiki.dfrobot.com/Gravity__Analog_TDS_Sensor___Meter_For_Arduino_SKU__SEN0244.

A. Kadir, Simulasi Arduino. Elex Media Komputindo, 2016.

A. ATMega328, “8 Bit Microcontroller with 32Kbyte In System ProgrammableFflash,” Atmel-8271J-AVR-ATmega-Datasheet_11, 2015.

“Penampil kristal cair,” Di Wikipedia, Ensiklopedia Bebas, 2021. https://id.wikipedia.org/wiki/Penampil_kristal_cair. (Diakses 24 Juli 2021). (accessed Jul. 24, 2021).

Diterbitkan

2022-05-31

Cara Mengutip

[1]
B. Reforma, A. Ma’arif, dan S. Sunardi, “Alat Pengukur Kualitas Air Bersih Berdasarkan Tingkat Kekeruhan dan Jumlah Padatan Terlarut”, JTE, vol. 13, no. 2, hlm. 66–73, Mei 2022.

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

> >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.