DESAIN PENGEMBANGAN DESA WISATA SETANGGOR BERBASIS ARSITEKTUR TRADISIONAL PENDUKUNG PARIWISATA MANDALIKA - LOMBOK

Authors

  • Rini Srikus Saptaningtyas Universitas mataram
  • Zaedar Gazalba University of Mataram
  • Teti Handayani University of Mataram
  • I Wayan Sugiartha University of Mataram
  • Pascaghana Jayatri Putra University of Mataram

DOI:

https://doi.org/10.22441/vitruvian.2022.v11i2.005

Keywords:

Arsitektur, Sasak, Tenun, Wisata, Setanggor

Abstract

Mandalika sebagai salah satu lokasi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan sekaligus sebagai kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) harus didukung oleh pengembangan dan peningkatan kualitas desa wisata yang ada di sekitar kawasan Mandalika. Salah satu desa penyangga kawasan DSP Mandalika adalah Desa Setanggor yang terkenal dengan desa wisata tenun dan budaya. Desa setanggor dengan keunikan desa yang sudah dimiliki perlu diperkuat dengan identitas lokal yang ada yaitu dengan pengembangan kawasan desa yang bercirikan arsitektur tradisional Sasak . Karena hingga saat ini kearifan lokal yang ada masih sangat kurang. Penelitian ini bertujuan membuat suatu konsep desain kawasan tenun didasarkan pada   kearifan lokal dan arsitektur lokal, yang nantinya akan meningkatkan nilai jual desa wisata tersebut dan sekaligus menunjang pengembangan pariwisata di kawasan Mandalika. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Untuk metode penelitian yang digunakan  adalah dengan menganalisa data data primer dari observasi di lapangan dan didukung data skunder yang diperoleh dari instansi terkait. Analisa SWOT digunakan untuk membuat rumusan strategi pengembangan daerah wisata berbasis arsitektur tradisional Sasak dan desain pengembangannya di Desa Setanggor. Kesimpulan hasil penelitian ini berupa konsep rancangan yang dapat mengakomodasi kegiatan masyarakat Setanggor untuk mengembangkan kegiatan produksi usaha tenun lokal dan sebagai penyangga KSPN Mandalika.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Disbudpar NTB, 2018. “Data Kunjungan WIsatawan Pasca Gempa Lombok 2018 dan Pemulihan” https://www.gadizalombok.com/2019/03/12/data-kunjungan-wisatawan-pasca-gempa-lombok-2018-studi-kasus/, diakses pada tanggal 11 Februari 2022, pukul 10.00.

Fatimah, F. N. D. (2016). Teknik Analisis SWOT - Google Books. Anak Hebat Indonesia, 1–184.

Hetti Murdiasih. (2019). Pesona Pulau Lombok (Ari Rahmawati (Ed.)). Penerbit Duta.

Kementrian PUPR. (2020). Sinergitas Pengembangan Lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Kementrian PUPR, 1–66.

Murdaningsih, D. (2019). Desa Setanggor, Desa Wisata Lombok Tengah. Republika.Co.Id. https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/daerah/pos7bx368/desa-setanggor-desa-wisata-lombok-tengah, diakses pada tanggal 10 Februari 2022, pada jam 09.00

Peraturan Pemerintah No.52. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2014 Tentang Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (Vol. 5, Issue 2, pp. 40–51).

Perda NTB No.2. (2016). Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 2 tahun 2016 tentang Pariwisata Halal. In Peraturan Daerah (pp. 1–16).

Pergub NTB No.1. (2019). Peraturan daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat nomor 1 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019-2023 (pp. 1–10).

Ramadhan, M. (2021). Metode Penelitian (A. A. Efendy (Ed.)). Cipta Media Nusantara.

Published

2022-02-27

How to Cite

1.
Saptaningtyas RS, Gazalba Z, Handayani T, Sugiartha IW, Putra PJ. DESAIN PENGEMBANGAN DESA WISATA SETANGGOR BERBASIS ARSITEKTUR TRADISIONAL PENDUKUNG PARIWISATA MANDALIKA - LOMBOK. Vitruvian [Internet]. 2022 Feb. 27 [cited 2026 May 28];11(2):141-50. Available from: https://training-ojs3-publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/13906

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)