STUDI TRANSFORMASI FUNGSI PADA BANGUNAN PECINAN SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN DI JALAN PABEAN, AMPENAN, KOTA MATARAM
DOI:
https://doi.org/10.22441/vitruvian.2025.v15i1.001Keywords:
Konservas, bangunan pecinan, cagar budaya, adaptasi fungsi, kota tua ampenanAbstract
Kota Tua Ampenan merupakan pusat perniagaan sekaligus pelabuhan pada era kolonial Belanda. Sejarah yang melekat pada Kota Tua Ampenan membuatnya masuk ke dalam kawasan cagar budaya dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kota (RTRW) Kota Mataram dan Kawasan Strategis Kota (KSK). Sebagian besar bangunan merupakan milik swasta dengan kondisi fisik yang memprihatinkan. Masyarakat sekitar memiliki perhatian dan kesediaan untuk berpartisipasi dalam konservasi bangunan di lingkungan Kota Tua Ampenan, namun hanya dapat mewujudkannya sesuai dengan pengetahuan dan kemampuan yang terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif grounded theory untuk melihat bagaimana usaha pelestarian yang dilakukan pemilik dan penyewa bangunan, khususnya pada bangunan di sepanjang ruas Jalan Pabean, Kota Tua Ampenan. Ruas Jalan Pabean dahulu merupakan ruas jalan utama yang ramai dan menghubungkan Pelabuhan Ampenan, area perniagaan, dan area permukiman. Bangunan yang ada di sepanjang ruas jalannya memiliki langgam yang khas, yaitu bangunan pecinan dari era kolonial. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemilik dan penyewa berusaha melakukan usaha pelestarian dengan transformasi fungsi, dengan pendekatan preservasi, renovasi, dan tipe baru, yaitu pelestarian atmosferik, pendekatan yang menekankan pada penjagaan atmosfer bangunan terhadap kawasan Kota Tua Ampenan. Penjagaan terhadap atmosfer tersebut dilakukan dengan tujuan utama untuk mengembalikan suasana di sekitar area Kota Tua Ampenan seperti pada masa kejayaannya dahulu.
Downloads
References
Abdulhameed, N., Mamat, M. J., & Zakaria, S. A. (2019). Adaptive reuse approaches of Shophouses at Cannon Street in George Town, Penang. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 636, 012014. https://doi.org/10.1088/1757-899x/636/1/012014
Adnan, E. N., Soedwiwahjono, S., & Suminar, L. (2023). Peran Kota Tua Ampenan dalam Mendukung Konsep Pariwisata Berkelanjutan di Lombok. Desa-Kota : Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, Dan Pemukiman, 5(1), 35–35. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v5i1.67415.35-48
Balitbang Kota Mataram. (2023). Laporan Akhir Penyusunan Kajian Kelayakan Kawasan Ampenan Sebagai Kota Tua dan Alternatif Pengembangannya.
Baroldin, N. M., & Din, S. A. M. (2012). Documentation and Conservation Guidelines of Melaka Heritage Shophouses. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 50, 192–203. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.08.027
BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) Provinsi D.I. Yogyakarta. (2019, November 21). Ada Apa dengan Konservasi, Preservasi, dan Restorasi ? Retrieved November 29, 2023, from Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta website: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbyogyakarta/ada-apa-dengan-konservasi-preservasi-dan-restorasi-seri-konservasi-bagian-1/
Creswell, J. W. (2007). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five traditions. Thousand Oaks: Sage.
Fitch, J. M. (1990). Historic Preservation : Curatorial Management of the Built World. Charlottesville: University Press Of Virginia.
Han, W., & Beisi, J. (2015). A Morphological Study of Traditional Shophouse in China and Southeast Asia. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 179, 237–249. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.02.427
Hirsan, F. P., Jauhari, L., & Caesarina, H. M. (2020). Multi-ethnic community participation in the preservation of the heritage area of Ampenan, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 447, 012041. https://doi.org/10.1088/1755-1315/447/1/012041
Kohl, D. (1984). Chinese Architecture in the Straits Settlements and Western Malaya. Henemann Educational Books .
Kusyadi, & Yuniarman, A. (2017). Revitalisasi Bangunan Tua Kota Tua Ampenan Sebagai Kawasan Heritage di Kelurahan Ampenan Tengah Kota Mataram. Jurnal Planoearth, 02(01), 34–38.
MZ, S. P. H. S., & Marzuki. (2019). Smart City pada Pengembangan Pariwisata Kawasan Kota Tua Ampenan Berbasis Kearifan Lokal. JURTI, 3(2), 165–170.
NTBSATU.com. (2022, March 6). Siapa yang Punya Bangunan-bangunan Tua di Ampenan? Retrieved October 24, 2023, from NTBSatu.com website: https://ntbsatu.com/2022/03/06/siapa-yang-punya-bangunan-bangunan-tua-di-ampenan.html?amp=1
Pemerintah Indonesia. (2010, November 24). Undang-Undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.
Pemerintah Kota Mataram. (2019, January 30). Peraturan Daerah (PERDA) Kota Mataram Nomor 5 Tahun 2019 tentang PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH KOTA MATARAM TAHUN 2011 - 2031. Retrieved November 27, 2023, from https://peraturan.bpk.go.id/Details/128814/perda-kota-mataram-no-5-tahun-2019
Roesli, C., & Rachmayanti, S. (2014). Akulturasi Arsitektur Kolonial Belanda Pada Rumah Toko Cina Peranakan di Jakarta. Humaniora, 5(1), 228–237.
Ruwaidah, E., & Hartawan, T. (2018). Kajian Upaya Pelestarian Bangunan Bersejarah di Kota Tua Ampenan Ditinjau dari Elemen Pembentuk Karakter Bangunan. Jurnal Sangkareang Mataram, 4(4).
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Author(s) Rights
As a journal author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company (should follow CC by NC License). Authors publishing in Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journals have wide rights to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) as long as you follow the license terms, that are:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
Retained Rights/Terms and Conditions
Although authors are permitted to use their work in other works, this does not include granting third-party requests for reprinting, republishing, or other types of re-use, you should follow CC by NC License.
Copyright Transfer Agreement (for Publishing)
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright publishing of the article shall be assigned/transferred to Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana as Publisher of the journal. Upon acceptance of an article, authors will be asked to complete a 'Copyright Transfer Agreement'.
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Remember, even though we ask for a transfer of copyright, our journal authors retain (or are granted back) significant scholarly rights as mention before.
The Copyright Transfer Agreement (CTA) Form can be downloaded here:
[Copyright Transfer Agreement (CTA) Form]
The copyright form should be signed electronically and send to the Editorial Office in the form of original e-mail below:
Editorial Office of Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta-11650
Telp. 6221-5840816 Ext. 5302, Fax. 6221-5871312
Email: [email protected]
All off articles in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal are licensed under CC BY-NC

Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan and its articles is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









