EVALUASI FAKTOR PENUNJANG PERMUKIMAN BERKELANJUTAN DI TSM TELANG, BANYUASIN

Authors

DOI:

https://doi.org/10.22441/vitruvian.2025.v15i2.005

Keywords:

Keberlanjutan permukiman, infrastruktur dasar, AHP, partisipasi masyarakat

Abstract

Permukiman Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) Telang, Banyuasin menghadapi tantangan kompleks dalam upaya mencapai keberlanjutan kawasan. Kerentanan terhadap bencana, keterbatasan infrastruktur dasar, serta degradasi kualitas lingkungan menjadi isu utama yang belum tertangani secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi faktor-faktor penunjang keberlanjutan permukiman berbasis konteks lokal. Menggunakan pendekatan mix-method, data dikumpulkan melalui survei terhadap 100 kepala keluarga, wawancara mendalam dengan lima pakar, serta studi literatur kebijakan dan regulasi. Analisis dilakukan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menetapkan bobot prioritas masing-masing faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur dasar, keterlibatan sosial masyarakat, dan kualitas lingkungan merupakan tiga faktor dominan yang paling menentukan keberlanjutan permukiman. Temuan juga mengindikasikan adanya kesenjangan antara kondisi eksisting dan preferensi penghuni, terutama dalam hal sanitasi dan akses air bersih. Kajian ini menegaskan pentingnya perencanaan adaptif yang berpijak pada partisipasi komunitas serta sinergi antara aspek teknis dan sosial dalam merancang permukiman berkelanjutan. Implikasi penelitian ini tidak hanya relevan bagi TSM Telang, tetapi juga dapat diadopsi pada kawasan transmigrasi lainnya di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Nyiluh Rahajeng Sofia Undari, Podomoro University

Urban and Regional Planning

Rahmatyas Aditantri, International Islamic University Malaysia

Urban and Regional Planning Department

References

Aditantri, R. (2016). Sustainable Home Based Enterprise: Criteria toward the Concept Case Study: Kampung Sate, Ponorogo, Indonesia. Jurnal Arsitektur, Bangunan, & Lingkungan, 5(2), 67–74.

Aurachman, R. (2019). PROSES PENGAMBILAN DATA PADA AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) MENGGUNAKAN PRINSIP CLOSED LOOP CONTROL SYSTEM. JISI : JURNAL INTEGRASI SISTEM INDUSTRI VOLUME, 6. https://doi.org/10.24853/jisi.6.1.55-64

Bringezu, S., Ramaswami, A., Brien, M. O., & Fry, J. (2017). A systems approach to resource (Vol. 55126).

DAIM, C. (2021). Evaluasi Pembangunan Permukiman Transmigrasi (KimTrans) dalam mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. Repository.Pertanian.Go.Id, 2(2), 2020–2024. Retrieved from http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/13147%0Ahttp://repository.pertanian.go.id/bitstream/handle/123456789/13147/Evaluasi Pembangunan Permukiman Transmigrasi %28KIMTRANS%29 dalam mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan.pdf?sequence=1&isAllowed=y

Elmqvist, T., Frantzeskaki, N., & Eriksson, H. (2019). Sustainability and resilience in urban ecosystems. Urban Ecosystems. Urban Transformations, 22(2). https://doi.org/10.1186/s42854-021-00019-z

Kalsum, E., & Caesariadi, T. W. (2016). Konsep Permukiman Kota Terpadu Mandiri. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, 3(2), 12–24. https://doi.org/10.26418/lantang.v3i2.18322

Lee, J. H., & Lim, S. (2018). An analytic Hierarchy Process (AHP) approach for sustainable assessment of economy-based and community-based urban regeneration: The case of South Korea. Sustainability (Switzerland), 10(12). https://doi.org/10.3390/su10124456

Maheshwari, R., Grigolon, A., & Brussel, M. (2022). Case Studies on Transport Policy Evaluating TOD in the context of local area planning using mixed-methods. Case Studies on Transport Policy, 10(2), 1015–1025. https://doi.org/10.1016/j.cstp.2022.03.013

Mario, M., Keraf, B., Haryono, B. S., & Wanusmawatie, I. (2020). Pembangunan Desa ( Studi di Kecamatan Alok Kabupaten Sikka ). 5(7), 435–441.

Putra, P. (2019). Strategi dan Bentuk-bentuk Informasi Transmigrasi pada Masa Orde Baru dalam Rangka Mensukseskan Program Pembangunan Nasional. Jurnal Kepustakawanan Dan Masyarakat Membaca, 35(2), 1–15. Retrieved from http://repository.lppm.unila.ac.id/20237

Report, W. C. (2020). Unpacking the Value of Sustainable Urbanization. https://doi.org/10.18356/c41ab67e-en

Saaty, T. L. (2008). Decision making with the Analytic Hierarchy Process. Scientia Iranica, 9(3), 215–229. https://doi.org/10.1504/ijssci.2008.017590

Suwandi, S., Kristiana, T., & Madya, F. (2022). Implementasi Program Permukiman Transmigrasi Pola Restorasi di Desa Kahingai Kawasan Transmigrasi Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau. Jurnal Humaya: Jurnal Hukum, Humaniora, Masyarakat, Dan Budaya, 2(2), 110–119. https://doi.org/10.33830/humayafhisip.v2i2.2183

Tzoulas, K., Korpela, K., & Venn, S. (2019). A review of the literature. Urban Forestry & Urban Greening. Urban Forestry and Urban Greening, 37, 201–214. https://doi.org/10.1016/j.ufug.2018.10.010

Wesnawa, I. G. A. (2015). Geografi Permukiman. Yogyakarta: Graha Ilmu, 98.

Wheatley, M. C., & Wheatley, M. C. (n.d.). PREMIER JOURNAL OF SOCIAL SCIENCE Sustainable Cities : Urban Planning for the Future.

Published

2025-07-25

How to Cite

1.
Undari NRS, Aditantri R. EVALUASI FAKTOR PENUNJANG PERMUKIMAN BERKELANJUTAN DI TSM TELANG, BANYUASIN. Vitruvian [Internet]. 2025 Jul. 25 [cited 2026 May 29];15(2):159-66. Available from: https://training-ojs3-publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/33862

Issue

Section

Articles

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.