SYAL BERMOTIF DENGAN INSPIRASI PINTU BLEDHEG MASJID AGUNG DEMAK DENGAN TEKNIK PRINTING
DOI:
https://doi.org/10.22441/anggada.2021.v2.i1.007Keywords:
Ornaments, Pintu Bledheg, Lawang Bledheg, Aesthetics, CultureAbstract
The scarf with a motif inspired by the Pintu Bledheg of the Great Mosque in Demak, is designed by developing the motif of the main ornament on the door, in order to create a new composition and design harmony without leaving strong elements that form the unity of the Pintu Bledheg itself. A scarf with a motif inspired by Pintu Bledheg, using 3 main ornaments, namely the Crown, Naga Salira and Bokor. In making the motif using the stilation design approach and design deformation. After the results of the development of this motif are formed, then the application of the scarf uses textile printing techniques.
The uniqueness of the Pintu Bledheg at the Great Mosque of Demak is a sweetener that has aesthetic value to function as the main door. From choosing a firm color composition and the carving technique used, it adds to its uniqueness and makes its characteristics stronger. Apart from the aesthetic value, the philosophical meaning contained in this door is very good to be lived and disseminated.
Downloads
References
Beardsley, M. C. (1966). Aesthetics from Classical Greece to the Present: A Short History. New York: Macmillan.
Blarney Woollen Mills. (2017). “Shawl vs wrap vs stole vs scarf ... what’s the difference? Explore Blarney”. © The Blarney group. Diakses dari: http://explore.blarney.com/shawl-wrap-stole-scarf-difference/.
Ching, Francis D.K. (1996). Arsitektur: Bentuk, Ruang, dan Tatanan. Trans. Hanggan Sitomorang. Ed.3. Jakarta: Erlangga.
Dalidjo. D., & Mulyadi. (1983). Pengenalan Ragam Hias Jawa 1B. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Gustami. (1984). Seni Ukir dan Masalahnya. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia.
Houghton, Claire and Roy, Tami. (2006). Shawl. U. S: United States Patent application number 10/955228.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Masjid Agung Demak. Diambil dari: http://cagarbudaya.kemendikbud.go.id/masjid-agung-demak
Martono. (2009). Mengenal Estetika Rupa Dalam Pandangan Islam. Imani Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, Vol 7(1), 58-68.
Pentak, S. Lauer, D. R. (2015). Design Basics. USA: Cengage Learning. Inc.
Soepratno. (1997). Mengenal Budaya Bangsa Indonesia: Ornamen Ukir Kayu Tradisional Jawa: keterampilan menggambar dan mengukir kayu. Semarang: PT. Effhar.
Sumardjo, J. (2000). Filsafat Seni. Bandung: Institut Teknologi Bandung Press.
Sumartono. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif Seni Rupa & Desain. Jakarta: Universitas Trisakti.
S. Supatmo. (2018). Ikonografi Ornamen Lawang Bledheg Masjid Agung Demak. Imajinasi: Jurnal Seni, Vol.12 (2), 105-112.
Utomo, T. W. (1983). Ki Ageng Selo Menangkap Petir. Purwodadi: Yayasan Parikesit Surakarta.
Wanili, K. (2008). Ensiklopedia Masjid. Jakarta: Darus Sunnah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam ANGGADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak ANGGADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam ANGGADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak ANGGADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









