KAJIAN RAGAM HIAS NAGA SEBA PADA BATIK CIREBON
Keywords:
Naga Seba, Cirebon, ragam hias.Abstract
Abstrak
Sebagai daerah yang berkembang dari perdagangan dan terletak di kawasan pesisir pantai utara Jawa, Cirebon secara historis memiliki banyak interaksi dengan beragam kebudayaan luar, Tiongkok, India, Persia, Arab, Eropa, Melayu, hingga Jawa. Batik, sebagai sebuah produk budaya yang bersifat visual, mencerminkan interaksi dan pengaruh dari berbagai kebudayaan tersebut. Dalam khasanah batik Cirebon, hal ini dapat dilihat pada motif-motif batik keraton seperti Mega Mendung, Wadasan, Paksi Naga Liman, Singa Payung, Macan Ali, dan Naga Seba. Kebanyakan motif tersebut menampakkan pengaruh Cina. Namun, ada pengecualian pada motif-motif hewan, salah satunya Naga Seba. Alih-alih menampakkan bentuk naga Cina, motif ini justru menampakkan ciri yang tidak terdapat pada penggambaran tradisional liong, yakni dengan keberadaan mahkota dan sepasang sayap burung. Dengan sendirinya, hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai pengaruh kebudayan-kebudayaan tersebut dalam perwujudan naga secara visual, dikaitkan dengan historis dan budaya, yakni mengenai filosofi, makna, dan kedudukan motif tersebut bagi keraton Cirebon pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi unsur visual, karakter, dan gaya desain elemen-elemen pembentuk motif Naga Seba, untuk kemudian mencari pengaruh yang membentuk perwujudan visual tersebut. Hal ini dilakukan melalui penelitian yang bersifat kualitatif, dengan teknik deskriptif dan komparatif. Penelitian hanya dilakukan pada motif Naga Seba keraton. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi salah satu contoh dan gambaran yang melengkapi kajian mengenai kaitan antara interaksi budaya dan pembentukan produk budaya tradisional.
Kata Kunci: Naga Seba, Cirebon, ragam hias.
Abstract
As a region that developed from trade and located in the north coast of Java, historically, Cirebon has many interactions with foreign cultures, specifically with Chinese, India, Persia, Arab, Europe, Malay, and Javanese culture. Batik, as a cultural product, reflects foreign influences as a result of these interactions. Exemplifications for such influences in court batik patterns are Mega Mendung, Wadasan, Paksi Naga Liman, Singa Payung, Macan Ali, and Naga Seba. Majority of these motives show Chinese influence, except in animal motives such as Naga Seba. Instead of Chinese dragon, this motive shows characteristics which cannot be found in traditional depiction of liong, that is the presence of crown and a pair of bird’s wing. This depiction raises a question about the influence of these foreign cultures in the visual representation of dragon, related with historical and cultural value, specifically about its philosophical meaning and value for Cirebon’s court and people.
This research is aimed to identify visual elements, characteristics, and design style of Naga Seba pattern in Cirebon court’s batik, in order to find foreign influence in its representation. This is conducted by performing qualitative research with descriptive and comparative methods. Hopefully, this research can contribute to the study of the connection between cultural interaction and the formation of traditional product.
Keywords: Naga Seba, Cirebon, ornaments
Downloads
References
Asteja, M. (2015, 24 Juni). Trusmi Cirebon Desa Adat, Kampung Batik, Serta Sekilas Motif Batik Cirebon dan Filosofinya. Kompasiana. Diambil dari https://www.kompasiana.com/mustaqimasteja/552964c16ea834e80f8b4587/trusmi-motif-dan-filosofi-batik-cirebon
Casta & Taruna. (2008). Batik Cirebon: sebuah Pengantar Apresiasi, Motif, dan Makna. Cirebon: Badan Komunikasi dan Pariwisata.
Bernath, Panji. 2012. Naga Saba. [online] Perpustakaan Digital Budaya Indonesia. Tersedia pada http://budaya-indonesia.org/f/2758/
Frascara, J. (2004). Communication design: Principles, Methods, and Practice. New York: Allworth Press
Pujayanto, D. (2015). Seni Dekoratif Tradisional Cirebon Jawa Barat. Narada 2(2), 117-130.
Smith, K., Moriarty, S., Barbatsis, G. & Kenney, K. (2004). Handbook of Visual Communication: Theory, Methods, and Media. London: Routledge.
Sasongko, S. (2016). Analisa struktur estetika Motif dan Warna Batik Trusmi Jenis Ceplokan Motif Ikan Koi melalui Teori Semiotika. Narada 3(2), 229-240.
Soemardjo, J. (2006). Estetika Paradoks. Bandung: Sunan Ambu Press.
Thabrani, Primadi. (2005). Bahasa Rupa. Bandung: Kelir.
Narasumber
Komarudin Kudiya, pembatik dan akademisi. Bandung. Wawancara 26 Maret 2018
Cheppy Iriawan, keluarga Keraton Kanoman Cirebon. Wawancara tanggal 30 Juli 2018
Katura, pembatik. Cirebon. Wawancara tanggal 4 Agustus 2018
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
A writer who will publish their article in the NARADA Journal of Design and Art agrees to the following conditions:
- The author owns the copyright and grants the rights to NARADA Journal of Design and Art as the party entrusted with publishing the article for the first time simultaneously licensed under the "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0" License. This makes it possible for other people to share the work with a form of acknowledgment of authorship of the work and initial publication in this journal according to the authorship of the article provided.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for non-exclusive distribution of the published journal version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book) with acknowledgment of initial publication in the NARADA Journal of Design and Art.
- Authors are permitted and asked to post their work online (for example, institutional repositories or on personal websites) after the article publication process. This avoids double publication or multiple submissions which will affect the similarity of writing of the published work.
- In order to maintain the value of originality and similarity of articles sent or submitted. Authors are asked to temporarily remove or hide the original article from other online systems until they receive the results and decisions from the NARADA Journal of Design and Art regarding the decision to publish the article.
- The author, in this case the contributing author (Contributor Author), will be sent a form or letter stating the validity of the scientific work, signed on an IDR 10,000 stamp. Then the author will be asked to send the email to [email protected].
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









