TINJAUAN PROSES PEMBUATAN ALAT MUSIK GESEK BETAWI KONGAHYAN
DOI:
https://doi.org/10.22441/narada.2020.v7.i3.006Keywords:
kongahyan, alat musik gesek Betawi, gambang kromongAbstract
Kongahyan is a Betawi stringed instrument that has an important function in the gambang kromong ensemble, as a bearer of melody. This musical instruments are made of wood and coconut shells. It’s made by craftsmen who are also players of the gambang kromong. But the existence of kongahyan craftsmen is very rare. There are only two persons in Jakarta and one in Tangerang. This condition is very alarming because it does not rule out the possibility of this musical instrument will become extinct due to the limitations of the maker. The research method used is a qualitative research method with a descriptive approach that is to present data by observing, studying, and documenting the process of making a kongahyan. This research found that kongahyan consisted of three major parts, namely stem, coconut shell, and bow. The three major parts are then assembled into one unit. The results of this research can be used as a reference both theoretically and practically regarding the process of making kongahyan musical instruments. In addition, this research paper is also complemented with a comprehensive documentation of the manufacturing process.
Downloads
References
Ahyari, A. (2002). Manajemen Produksi Perencanaan Sistem Produksi Buku 1. Yogyakarta: BPFE UGM.
Chulsum, Umi dan Windy Novia (2006). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Surabaya: Kashiko.
Gaol, M. R. L., & Sulian, E. (2016). “Perubahan Alat Musik Tradisional Etnis Karo pada Upacara Adat Kematian” dalam Anthropos. Medan: Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan.
Harlandea, M. R. (2016). “Sejarah dan Enkulturasi Musik Gambang Kromong di Perkampungan Budaya Betawi” dalam Jurnal Seni Musik. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Hulwan, I., & Ramdiana. (2016). “Proses Pembuatan Alat Musik Tradisional Gegedem di Desa Paya Jeget Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.
Nazir, M. Metode Penelitian (1988). Jakarta: Ghalia Indonesia.
Parani, J. (2017). Bunga Rampai Seni Pertunjukan Kebetawian. Jakarta: IKJ Press.
Ruchiat, R. (2014). Tari Sipatmo yang Pernah Jaya. Jakarta: Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta.
Riswanto, F. (2015). Organologi Suling Tanah Buatan Tedi Nurmanto di Jati Wangi Majalengka. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Saryono. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Alfabeta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: PT.Alfabeta.
Sugihartati, R. (2014). Cokek: Milik Betawi Namun Asli Cina Benteng. Jakarta: Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta.
Sukotjo (2012). “Musik Gambang Kromong dalam masyarakat Betawi di Jakarta” dalam Selonding. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yoyakarta.
Tabuh, T. (2020, 22 September). Cara Pembuatan Tehyan/ Kongahyan Ala Betawi Ethnic. Diambil dari: https://www.youtube.com/watch?v=5ZZt7iFcBzg&feature=youtu.be
Yampolsky, P. (1999). Musik dari Daerah Pinggiran Jakarta: Gambang Kromong. Jakarta: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia.
Narasumber
Muhammad Asmi (2020, 15 Juli). Wawancara bebas.
Muhammad Asmi (2020, 14 September 2020). Wawancara mendalam.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
A writer who will publish their article in the NARADA Journal of Design and Art agrees to the following conditions:
- The author owns the copyright and grants the rights to NARADA Journal of Design and Art as the party entrusted with publishing the article for the first time simultaneously licensed under the "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0" License. This makes it possible for other people to share the work with a form of acknowledgment of authorship of the work and initial publication in this journal according to the authorship of the article provided.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for non-exclusive distribution of the published journal version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book) with acknowledgment of initial publication in the NARADA Journal of Design and Art.
- Authors are permitted and asked to post their work online (for example, institutional repositories or on personal websites) after the article publication process. This avoids double publication or multiple submissions which will affect the similarity of writing of the published work.
- In order to maintain the value of originality and similarity of articles sent or submitted. Authors are asked to temporarily remove or hide the original article from other online systems until they receive the results and decisions from the NARADA Journal of Design and Art regarding the decision to publish the article.
- The author, in this case the contributing author (Contributor Author), will be sent a form or letter stating the validity of the scientific work, signed on an IDR 10,000 stamp. Then the author will be asked to send the email to [email protected].
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









