PERAN FLYER SEBAGAI MEDIA PROMOSI PESTA PERKAWINAN CINA BENTENG
DOI:
https://doi.org/10.22441/narada.2023.v10.i1.008Keywords:
Cina Benteng, Promotional media, Wedding ceremonyAbstract
Cina Benteng community in Tangerang consists of people of Chinese descent who have mixed with the indigenous community. Their wedding was enlivened by a variety of acculturated arts, such as chiautaw, Gambang Kromong, and Cokek. Surprisingly, the wedding party is accessible to the general public, and anyone is welcome to join without an invitation. It is believed that the more guests who come, the more blessings they will bring. Cina Benteng community has promotional media in the version of prints called flyers. This media contains wedding information for one year. This research looks at how flyer can be used to promote weddings in the Cina Benteng community. The research method used is qualitative and descriptive approach. The data was collected through a review of the literature, observation, interviews, and documentation. According to the result of this research, flyers are the main source of information for invited guests, tukang plesir, and wayang cokek. The flyer is the only source of information for all parties interested in attending the wedding ceremony of the Cina Benteng community.
Downloads
References
Admin UMA. (2022, Maret 10). Mengenal Apa Itu Etnografi. Retrieved from Biro Administrasi Kemahasiswaan, Alumni dan Informasi (BAKAI) Universitas Medan Area: https://bakai.uma.ac.id/2022/03/10/mengenal-apa-itu-etnografi/
Djelantik, A. (1999). Estetika. Bandung: Masyarakat Seni Pertunjukkan Indonesia.
Feldman, E. B. (1967). Arts As Image and Idea. New Jersey: Prentice-Hall, Englewood Cliffs.
Firmansyah, I. (2020). Gaya Liao Kongahyan Pada Lagu Dalem Gambang kromong Pobin Kong Ji Lok. Cikini: Jurnal Seni Nasional, Vol.6(1), 26 - 37.
Gustami, S. (2004). Proses Peciptaan Seni Kriya”Untaian Metodologis. Yogyakarta: Program Penciptaan Seni Pascasarjana ISI Yogyakarta.
Kwa, D. (2009). Gambang Kromong dan Wayang Cokek” dalam Peranakan Tionghoa Indonesia: Sebuah Perjalanan Budaya. Jakarta: PT. Intisari Mediatama dan Komunitas Lintas Budaya Indonesia.
Laksono, K., Purba, S. A., & Hapsari, P. D. (2015). Estetika Hybrid Culture dalam Seni Pertunjukan. Yogyakarta: Lembaga Penelitian Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Diakses dari: http://digilib.isi.ac.id/2866/.
Lombard, D. (1996). Nusa Jawa: Silang Budaya 2. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Pahrevi, D., & Carina, J. (2020, Januari 25). Mengenal Souw Beng Kong, Pimpinan Pertama Etnis Tionghoa di Batavia. Retrieved from Kompas.com: https://amp.kompas.com/megapolitan/read/2020/01/25/07081831/mengenal-souw-beng-kong-pemimpin-pertama-etnis-tionghoa-di-batavia
Parani, J. (2017). Bunga Rampai Seni Pertunjukan Kebetawian. Jakarta: IKJ Press.
Permatadewi, R., & Gunawan, T. (2022). Jejak Historis Klenteng Boen Tek BioSebagai Cagar Budaya Warisan Etnis Tionghoa Di Tangerang. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, Vol.1(1), 137-163.
Rokhani, U., Salam, A., & Adi, I. R. (2015). Konstruksi Identitas Tionghoa melalui Difusi Budaya Gambang Kromong: Studi Kasus Film Dokumenter Anak Naga Beranak Naga. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, Vol.16(3), 141-152.
Salim, P., & Salim, Y. (1942). Kamus bahasa Indonesia kontemporer. Jakarta: Modern English Press.
Setiono, B. G. (2003). Tionghoa dalam Pusaran Politik. Jakarta: Elkasa.
Souw, D. (2022, Agustus 23). (D. Lidiana, Interviewer)
Sugihartati, R. (2014). Cokek: Milik Betawi Namun Asli Cina Benteng. Jakarta: Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta.
Thresnawaty S, E. (2015). Sejarah Sosial-Budaya Masyarakat Cina Benteng di Kota Tangerang. Patanjala: Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, Vol.7(1), 49-64.
Useng, A. (2023, Januari 8). (D. Lidiana, Interviewer)
Wijono, R. S. (2014, Juni 1). Wayang Cokek: Tradisi Lisan dan Pengelolaannya pada Masyarakat Cina Benteng, Tangerang-Banten. Retrieved from Academia: https://www.academia.edu/4162275/WAYANG_COKEK_TRADISI_LISAN_DAN_PENGELOLAANNYA_PADA_MASYARAKAT_CINA_BENTENG_TANGERANG_BANTEN
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
A writer who will publish their article in the NARADA Journal of Design and Art agrees to the following conditions:
- The author owns the copyright and grants the rights to NARADA Journal of Design and Art as the party entrusted with publishing the article for the first time simultaneously licensed under the "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0" License. This makes it possible for other people to share the work with a form of acknowledgment of authorship of the work and initial publication in this journal according to the authorship of the article provided.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for non-exclusive distribution of the published journal version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book) with acknowledgment of initial publication in the NARADA Journal of Design and Art.
- Authors are permitted and asked to post their work online (for example, institutional repositories or on personal websites) after the article publication process. This avoids double publication or multiple submissions which will affect the similarity of writing of the published work.
- In order to maintain the value of originality and similarity of articles sent or submitted. Authors are asked to temporarily remove or hide the original article from other online systems until they receive the results and decisions from the NARADA Journal of Design and Art regarding the decision to publish the article.
- The author, in this case the contributing author (Contributor Author), will be sent a form or letter stating the validity of the scientific work, signed on an IDR 10,000 stamp. Then the author will be asked to send the email to [email protected].
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









