PERUBAHAN HUNIAN PADA HUNIAN TETAP GUNUNG MERAPI DAN PENGARUHNYA PADA EKONOMI KELUARGA
DOI:
https://doi.org/10.22441/vitruvian.2023.v12i2.003Keywords:
hunian tetap, paska bencana, ekonomi keluarga, pengembangan mandiriAbstract
Dalam program rekonstruksi paska erupsi Merapi, warga korban bencana dipindahkan ke lokasi yang aman dan telah diberi hunian tetap berupa rumah inti seluas 36 m2. Dalam studi ini, dilakukan pengamatan pada warga Hunian Tetap (Huntap) Pagerjurang, Cangkringan, Sleman, D.I. Yogyakarta untuk menilai kaitan perekonomian keluarga korban bencana dengan fenomena perubahan hunian sebagai pengembangan mandiri yang telah dilakukan oleh pengguna. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur terhadap 90 warga huntap, lalu diolah dengan statistik sederhana. Dari pengamatan yang dilakukan, warga Huntap Pagerjurang telah melakukan upaya renovasi untuk menyesuaikan kebutuhan ruang dalam huniannya. Kondisi ekonomi keluarga yang belum stabil paska bencana tidak menghalangi warga Huntap untuk melakukan perubahan fisik bangunan huniannya sesuai dengan kebutuhan maupun keinginannya. Berbagai upaya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan finansial ini. Dari temuan ini, muncul dugaan bahwa skema rumah dan kawasan tumbuh yang mudah untuk dikembangkan secara mandiri sesuai kebutuhan penggunanya sangat perlu dijadikan salah satu pertimbangan utama dalam solusi perumahan paska bencana di kemudian hari.
Downloads
References
Astuti, D. (2015). Adaptasi Dan Penyesuaian Pada Interior Hunian Tetap Pagerjurang, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, D.I. Yogyakarta Paska Bencana Erupsi Merapi. Yogyakarta: Skripsi - Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Batchelor, V. (2011). Tarpaulins, Transitional Shelter or Permanent Houses. Oxford Brookes University.
Bawole, P. (2015). Program Relokasi Permukiman Berbasis Masyarakat untuk Korban Bencana Alam Letusan Gunung Merapi Tahun 2010. JURNAL TESA ARSITEKTUR, Volume 13, Nomor 2.
Masrukin, S. T., Suswanto, B., & Sabiq, A. (2012). Model Pemberdayaan Masyarakat Pascaerupsi Gunung Merapi di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Jurnal Komunitas, 172-184.
Muir, J. A., Cope, M. R., Angeningsih, L. R., & Jackson, J. E. (2019). Migration and Mental Health in the Arftermath of Disaster: Evidence from Mt. Merapi, Indonesia. International Journal of Environmental Research and Public Health.
Partini, K. B., & Suyatna, H. (2014). Strategi Perempuan Tangguh Bencana. Yogyakarta: Gava Media.
Peyne, M. (1986). Social Care in The Community. London: McMillian.
Prawitasari, F. (2019). Evaluasi Pasca Huni Huntap Pagerjurang Ditinjau Dari Aspek Fungsional. Jurnal SPACE, 6-14.
Rademacher, Y. (2013). Community disaster management assets: A case study of the farm community in Sussex County, Delaware. International Journal of Disaster Risk Science, 33-47.
REKOMPAK. (2012). Penanganan Dampak Erupsi Merapi. Kementerian Pekerjaan Umum. Republik Indonesia.
Suharto, E. (2005). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama.
Sumardi, M., & Dieter-Evers, H. (2001). Kemiskinan dan Kebutuhan Pokok. Jakarta: Rajawali.
Suprapto, Nurmasari, R., & Rosyida, A. (2016). Kehidupan Masyarakat di Hunian Tetap Pasca Letusan Gunung Merapi 2010. Jurnal Dialog Penanggulangan Bencana, 95-102.
Waryono, N., & Ghazali, H. (2012). Resilience Perempuan dalam Bencana Alam Merapi: Studi di Kinahrejo Umbulharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta. Jurnal Walfare, 43-68.
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Author(s) Rights
As a journal author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company (should follow CC by NC License). Authors publishing in Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journals have wide rights to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) as long as you follow the license terms, that are:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
Retained Rights/Terms and Conditions
Although authors are permitted to use their work in other works, this does not include granting third-party requests for reprinting, republishing, or other types of re-use, you should follow CC by NC License.
Copyright Transfer Agreement (for Publishing)
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright publishing of the article shall be assigned/transferred to Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana as Publisher of the journal. Upon acceptance of an article, authors will be asked to complete a 'Copyright Transfer Agreement'.
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Remember, even though we ask for a transfer of copyright, our journal authors retain (or are granted back) significant scholarly rights as mention before.
The Copyright Transfer Agreement (CTA) Form can be downloaded here:
[Copyright Transfer Agreement (CTA) Form]
The copyright form should be signed electronically and send to the Editorial Office in the form of original e-mail below:
Editorial Office of Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta-11650
Telp. 6221-5840816 Ext. 5302, Fax. 6221-5871312
Email: [email protected]
All off articles in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal are licensed under CC BY-NC

Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan and its articles is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









