EVALUASI PENERAPAN HEALING ARCHITECTURE PADA DESAIN RESORT (STUDI KASUS: TAMAN DAYU RESORT & GOLF)
DOI:
https://doi.org/10.22441/vitruvian.2025.v15i3.005Keywords:
healing architecture, nousiainen, Taman Dayu Resort & GolfAbstract
Padatnya aktivitas, gaya hidup serba instan, dan keterbatasan ruang hijau membuat masyarakat perkotaan rentan terhadap stres dan kejenuhan mental. Akibatnya, kebutuhan akan ruang yang mampu mendukung pemulihan psikologis (healing space) meningkat. Resort dengan pendekatan healing architecture dapat menjadi pilihan alternatif karena memberikan pengalaman yang menyembuhkan secara fisik, emosional, dan spiritual. Salah satu resort yang memiliki potensi untuk dioptimalkan sebagai ruang penyembuhan pengguna adalah Taman Dayu Resort & Golf. Sebagian besar penelitian healing architecture masih berfokus pada fasilitas kesehatan, dan belum banyak penelitian empiris tentang aplikasinya pada resort tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana prinsip-prinsip healing architecture pada desain Taman Dayu Resort dengan meninjau aspek alam, indera manusia, dan kenyamanan psikologis diwujudkan dengan 9 prinsip healing architecture oleh Nousiainen (2011). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif induktif dengan studi kasus, melalui studi literatur, observasi lapangan, dan analisis ulasan pengunjung untuk memperoleh data sekunder mengenai pengalaman spasial pengguna. Hasil evaluasi berdasarkan triangulasi data menunjukkan bahwa meskipun beberapa elemen seperti lanskap terbuka, orientasi visual ke alam, dan material alami telah mendukung relaksasi, aspek inderawi dan psikologis seperti stimulasi sensorik yang beragam, penataan furnitur, pencahayaan lorong, dan aksesibilitas belum optimal. Perbaikan pada elemen-elemen tersebut diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan, orientasi ruang, dan pengalaman penyembuhan secara menyeluruh. Temuan ini memperkuat teori Nousiainen (2011) tentang pentingnya integrasi aspek alam, inderawi, dan psikologis dalam healing architecture, sekaligus menekankan perlunya adaptasi desain agar prinsip-prinsip tersebut dapat berfungsi maksimal di konteks resort tropis.
Downloads
References
Ulrich, R. S. (1984). View through a window may influence recovery from surgery. science, 224(4647), 420-421.
Yetti, A. E. (2017). Kajian Konsep Healing Environtment Terhadap Psikologi Ruang Dalam Perancangan Ruang Rawat Inap Di Rumah Sakit. Proceeding Health Architecture, 1(1), 17-20.
Firman, R., Prabawasari, V. W., & Apriyanti, R. (2024). USER COMFORT EVALUATION AT IMAH SENIMAN RESORT IN LEMBANG, BANDUNG WITH APPLICATION OF THE HEALING ENVIRONMENT CONCEPT. Lakar: Jurnal Arsitektur, 7(1), 20-31.
Hafidz, I. Y. N., & Nugrahaini, F. T. (2020). Konsep healing environment untuk mendukung proses penyembuhan pasien rumah sakit. Sinektika: Jurnal Arsitektur, 16(2), 94-100.
Ridho, I. K., & Saputra, A. (2022). Ridho, I. K., & Saputra, A. (2022, August). Resort sebagai Salah Satu Upaya untuk Mengurangi Stress Masyarakat Perkotaan (Studi Kasus: Sukuh Cottage Kec. Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar). In Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur (pp. 274-280).
Wati, P. K., Widyawati, K., & Lutvaidah, U. (2023). Perancangan Resort Wisata Cibulan di Kota Kuningan Jawa Barat. Lakar: Jurnal Arsitektur, 6(1), 1-12.
Arifin, Y. A., Setyaningsih, W., & Nirawati, M. A. (2019). Penerapan Aspek Healing Environment pada Pusat Pelayanan Perempuan Terpadu di DI Yogyakarta. Senthong, 2(1).
Ruspandi, A. A. K. (2018). Healing Architecture: Slow Living Space sebagai Ruang Publik Pereda Stres. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Chandradinata, P., & Wardhani, D. K. (2024). Pendalaman Healing architecture pada Perancangan Resort melalui Aspek Alam, Indera dan Psikologi. Tekstur (Jurnal Arsitektur), 5(1), 24-32.
GALO, I. R. (2022). Design Of Sanctuary Wellness Resort With Healing Environment Approach In Gunung Kidul Yogyakarta.
Kellert, S., & Calabrese, E. (2015). The practice of biophilic design. London: Terrapin Bright LLC, 3(21), 2021-09.
Murphy, J. (2008). The Healing Environment. Website: www. arch. ttu. edu.
Rachmalia, I. (2024). Penerapan Prinsip Healing Environment pada Desain Lanskap Rumah Sakit Jiwa Lawang. Jurnal Arsitektur ZONASI, 7(2).
Steinfeld, E., & Maisel, J. (2012). Universal design: Creating inclusive environments. John Wiley & Sons.
Taman Dayu Resort & Golf. (2025). The hotel – Best golf course and luxury hotel. https://www.tamandayu.com/the-resorts/the-hotel/
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Author(s) Rights
As a journal author, you have rights for a large range of uses of your article, including use by your employing institute or company (should follow CC by NC License). Authors publishing in Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journals have wide rights to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) as long as you follow the license terms, that are:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- NonCommercial — You may not use the material for commercial purposes.
Retained Rights/Terms and Conditions
Although authors are permitted to use their work in other works, this does not include granting third-party requests for reprinting, republishing, or other types of re-use, you should follow CC by NC License.
Copyright Transfer Agreement (for Publishing)
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright publishing of the article shall be assigned/transferred to Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana as Publisher of the journal. Upon acceptance of an article, authors will be asked to complete a 'Copyright Transfer Agreement'.
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal and Department of Architecture, Universitas Mercu Buana, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
Remember, even though we ask for a transfer of copyright, our journal authors retain (or are granted back) significant scholarly rights as mention before.
The Copyright Transfer Agreement (CTA) Form can be downloaded here:
[Copyright Transfer Agreement (CTA) Form]
The copyright form should be signed electronically and send to the Editorial Office in the form of original e-mail below:
Editorial Office of Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
Universitas Mercu Buana
Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta-11650
Telp. 6221-5840816 Ext. 5302, Fax. 6221-5871312
Email: [email protected]
All off articles in the Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan journal are licensed under CC BY-NC

Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan and its articles is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.









