EVALUASI PENURUNAN KONSOLIDASI TANAH DI SEMARANG UTARA BERDASARKAN KORELASI N-SPT DENGAN mv

Authors

  • Hendra Masvika Gadjah Mada University
  • Agus Darmawan Adi Universitas Gadjah Mada
  • Fikri Faris Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.22441/jrs.2018.v07.i1.01

Keywords:

penurunan tanah, konsolidasi, Semarang Utara, tanah endapan, mudah mampat

Abstract

Dampak negatif penurunan tanah di Kota Semarang bagian utara telah dirasakan oleh masyarakat selama bertahun-tahun. Penurunan tanah yang dibarengi dengan abrasi pantai, intrusi air laut dan banjir pasang air laut ke permukiman penduduk semakin memperparah kerusakan fisik dan lingkungan. Kondisi tanah penyusun yang didominasi oleh tanah endapan alluvium dengan konsistensi sangat lunak sampai medium dan mudah mampat mendorong proses konsolidasi diprediksi akan terus berlangsung untuk waktu yang sangat lama. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kajian geoteknik berkelanjutan untuk mengevaluasi penurunan konsolidasi di Semarang Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi besar dan laju penurunan tanah akibat konsolidasi. Adapun parameter konsolidasi untuk setiap kedalaman lapisan tanah yang ditinjau ditentukan dari hasil korelasi antara N-SPT dengan mv. Hasil perhitungan dengan metode 1 D Terzaghi menunjukkan bahwa besar penurunan tanah cukup bervariatif untuk jangka waktu sangat lama, tergantung pada ketebalan lapisan konsolidasi dan beban permukaan. Simulasi numeris menggunakan SIGMA/W diberikan sebagai perbandingan dalam perhitungan ini.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Hendra Masvika, Gadjah Mada University

Masters Program in Geotechnical Engineering, Department of Civil and Environmental Engineering

Agus Darmawan Adi, Universitas Gadjah Mada

Department of Civil and Environmental Engineering

Fikri Faris, Universitas Gadjah Mada

Department of Civil and Environmental Engineering

References

Abidin, H.Z., Andreas, H., Gumilar, I., Sidiq, T.P. & Fukuda, Y., (2013), “Land Subsidence in Coastal City of Semarang (Indonesia) : Characteristic, Impacts and Causes”, Geomatics, Natural Hazards and Risk, 4(3), pp.226-240.

Abidin, H.Z., Andreas, H., Gumilar, I., Sidiq, T.P., Gamal, M., Murdohardono, D., Supriyadi & Fukuda, Y., (2010), “Studying Land Subsidence in Semarang (Indonesia) Using Geodetic Methods”, FIG Congress 2010, Facing he Challenges-Building the Capacity, Sydney, Australia.

Andreas, H., Abidin, H.Z., Gumilar, I., Sidiq, T.P. & Yuwono, B., (2017), “Adaptation and Mitigation of Land Subsidence in Semarang”, AIP Conf. Proc., 1857, pp.060005-1-060005-7.

Atkinson, J.H. & Bransby, P.L., (1982), “ The Mehanics of Soils”, 1st ed. , Mc Graw-Hill, Berkshire.

British Standart 1377:Part 5:1990, (1990), “British Standart Methods of Test for Soils for Civil Engineering Purposes, Part 5. Compressibility, Permeability and Durability Test”, BSI.

Craig, R.F., (2004), “Craig's Soil Mechanics“ 7th ed., Spon Press, New York.

Gumilar, I., Abidin, H.Z., Sidiq, T.P., Andreas, H., Maiyudi, R., Gamal, M. & Fukuda, Y., (2013), “Mapping and Evaluating The Impact of Land Subsidence in Semarang (Indonesia)”, Indonesian Journal of Geospatial, 2(2), pp.26-41.

Kuehn, F., Hofmann-Rothe, A., Albiol, A., Cooksley, G., Granda, J., Duro, J., Haas, S & Murdohardono, D., (2010), “Detection of Land Subsidence in Semarang, Indonesia, Using Stable Point Network (SPN) Technique”, Environ Earth Sci, 60, pp.909-921.

Lubis, A.M., Sato, T., Tomiyama, N., Isezaki, N. & Yamanokuchi, T., (2011), “Ground Subsidence in Semarang-Indonesia Investigated by ALOS-PALSAR Satellite SAR Interferometry”, Journal of Asian Earth Science, 40, pp.1079-1088.

Sarah, D., Soebowo, E., Syahbana, A.J., Murdohardono, D., Setiawan, T., Mulyono, A. & Satriyo, N.A., (2012), “Perhitungan Penurunan Tanah Lintasan Bandarharjo-Poncol, Kota Semarang Berdasarkan Permodelan 2 Dimensi”, Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Puslit Geoteknologi LIPI 2012, Bandung.

Sarah, D., Syahbana, A.J., Lubis, R.F. & Mulyono, A., (2011), “Modelling of Land Subsidence Along Tanah Mas-Pelabuhan Section Semarang City Using Finite Element Method”, Riset Geologi dan Pertambangan, 21(2), pp.105-119.

Soebowo, E., Sarah, D., Murdohardono, D. & Wirabuana, T., (2014), “Geologi Bawah Permukaan dan Amblesan Tanah di Kota Semarang”, Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Puslit Geoteknologi LIPI 2014, Bandung.

Seodarsono dan R. F. Arief, (2012), “ Prediksi Amblesan Tanah (Land Subsidence) pada Dataran Aluvial di Semarang Bagian Bawah”, Prosiding Seminar Nasional Kebijakan dan Strategi dalam Pembangunan Infrastruktur Pengembangan Wilayah Berbasis Green Technology”, Fakultas Teknik Unissula, Semarang, Indonesia.

Sophian, R.I., (2010), “Penurunan Muka Tanah di Kota-Kota Besar Pesisir Pantai Utara Jawa (Studi Kasus : Kota Semarang)”, Bulletin of Scientific Contribution, 8(1), pp.41-60.

Wardana, D.D., Harjono, H. & Sudaryanto, (2014), “Struktur Bawah Permukaan Kota Semarang Berdasarkan Gaya Berat”, Riset Geologi dan Pertambangan, 24(1), pp.53-64.

Yuwono, B.D., Abidin, H.Z., Gumilar, I., Andreas, H., Awaluddin, M., Haqqi, K.F. & Khoirunisa, R., (2016), “Preliminary Survey and Performance of Land Subsidence in North Semarang Demak”, In The 5th International Symposium on Earthhazard and Disaster Mitigation. Bandung, AIP.

Yuwono, B.D., Abidin, H.Z. & Hilmi, M., (2013), “Analisa Geospasial Penyebab Penurunan Muka Tanah di Kota Semarang”, SNST Fakultas Teknik Unwahas Semarang, Indonesia.

Published

2019-01-05

How to Cite

1.
Masvika H, Adi AD, Faris F. EVALUASI PENURUNAN KONSOLIDASI TANAH DI SEMARANG UTARA BERDASARKAN KORELASI N-SPT DENGAN mv. JRS [Internet]. 2019 Jan. 5 [cited 2026 May 29];7(1):1-12. Available from: https://training-ojs3-publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/jrs/article/view/2505

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.