STRATEGI BRANDING KOTA SURABAYA SEBAGAI KOTA SEJARAH, BUDAYA, DAN PERDAGANGAN
DOI:
https://doi.org/10.22441/narada.2020.v7.i3.005Keywords:
Keyword, City Branding, Kota Surabaya.Abstract
Kota Surabaya menjadi salah satu kota Metropolitan di Indonesia seperti Jakarta, Semarang, dan Bandung. Kota Surabaya adalah kota dengan tingkat populasi dan kemajuan yang tinggi. Selain itu Kota Surabaya ini merupakan kota yang sesuai untuk kegiatan beberapa sektor seperti bidang investasi, pariwisata, pendidikan maupun perniagaan. Kota Surabaya mempunyai dua slogan yang melatar belakangi branding kota Surabaya yaitu Sparkling Surabaya sebagai brand destinasi pariwisata kota Surabaya, namun ternyata ada sebagian masyarakat yang tidak mengetahui akan keberadaan brand ini. Hal ini menjelaskan tingkat kesadaran masyarakat akan brand tersebut tidak terserap di masyarakat. Ditengah ketiadaan identitas yang ideal sebagai ciri khas kota modern muncul slogan “bangga Surabaya” sebagai salah satu pelayanan informasi kepada masyarakat yang di lakukan Pemerintahan Kota (Pemkot) Surabaya melalui bagian Hubungan Masyarakat (Humas), dan Surabaya juga mempunyai beragam budaya, wisata, sejarah, dan masyarakat yang sangat khas kota Surabaya. Dengan adanya dua selogan yang melatar belakangi kota Surabaya dalam satu kota, kurang efektif untuk membangun citra suatu kota. Oleh karena itu, diperlukan konsep Branding yang tepat untuk menghidupkan citra kota Surabaya sehingga kota Surabaya dapat memiliki identitas yang relevan dengan kota Surabaya itu sendiri, dan menarik minat masyarakat luas. Pengumpulan data pada penelitian ini melalui observasi lapangan, kuisioner data masyarakat dan wawancara merupakan metode untuk mendalami masalah, mencari solusi, serta merumuskan strategi dalam menemukan keyword yang dapat menjadi konsep Branding Kota Surabaya. Wilayah penelitian ini meliputi keseluruan kota Surabaya yang berpotensi mengangkat citra kota Surabaya seperti (Pusat perdagangan kota Surabaya, Wisata sejarah dan Budaya masyarakat kota Surabaya), dengan waktu perancangan konsep keyword 3 bulan. Konsep keyword ini dapat menjadi acuan dasar dalam perancangan ReBranding Kota Surabaya baik untuk implementasi Branding konsep visual, konsep verbal maupun implementasi media promosi kota Surabaya. Dengan adanya konsep ini diharapkan Kota Surabaya memiliki konsep identitas baru yang dapat menarik minat masyarakat luas.
Downloads
References
Febri,T., Hanandry,T., & Richo, Y. (2015).Perancangan Multi-Constructional Pop-Up Book Cerita Sawunggaling Sebagai Upaya Pelestarian Legenda Asli Surabaya Untuk Anak-Anak.
Bayu, A., Daniel, A., & Tri, A. (2019). Strategi Branding Pesisir Pantai Kota Surabaya Sebagai Potensi Wilayah Berbasis Kelautan.
Kartiko, N., (2019) Peranan Sungai Kalimas Sebagai Sarana Transportasi Sungai Kota Surabaya Tahun 1900-1952.
Gita, G, Mutiah, S. (2019) Digital Campaign Humas pemerintahan kota Melalui Branding “Bangga Surabaya” Dalam membentuk Citra Positif.
Soedarso., Nurif, M., Sutikno, Windiani. (2013) Dinamika Multikultural Masyarakat Kota Surabaya.
Samidi. (2017). Surabaya sebagai Kota Kolonial Modern pada Akhir Abad ke-19: Industri, Transportasi, Permukiman, dan Kemajemukan Masyarakat.
Yenny., Dektisa, A., Hagijanto, Dian , Bernadette., (2014) . Analisis Penerapan Sparkling Surabaya Sebagai City Branding Di Bandara Internasional Juanda.
Aditya A’an (2017) Penanganan Pemerintah Kota Surabaya Terhadap Keberadaan Tuna Wisma Di Surabaya Masa Walikota Moehadji Widjaja (1980-1984).
Suparno ., (2019) BPS statistik Daerah kota Surabaya Tahun 2019.
Sugiharti A., (2016) Profil Surabaya 2016.
Halim ., Aditjipto (2013) Fasilitas Eduwisata Sejarah Perjuangan Kota Surabaya.
Nisa H & Hadiatin (2019). Analisis Tindak Tutur Penjual Dan Pembeli Di Pasar Pabean.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
A writer who will publish their article in the NARADA Journal of Design and Art agrees to the following conditions:
- The author owns the copyright and grants the rights to NARADA Journal of Design and Art as the party entrusted with publishing the article for the first time simultaneously licensed under the "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0" License. This makes it possible for other people to share the work with a form of acknowledgment of authorship of the work and initial publication in this journal according to the authorship of the article provided.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for non-exclusive distribution of the published journal version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book) with acknowledgment of initial publication in the NARADA Journal of Design and Art.
- Authors are permitted and asked to post their work online (for example, institutional repositories or on personal websites) after the article publication process. This avoids double publication or multiple submissions which will affect the similarity of writing of the published work.
- In order to maintain the value of originality and similarity of articles sent or submitted. Authors are asked to temporarily remove or hide the original article from other online systems until they receive the results and decisions from the NARADA Journal of Design and Art regarding the decision to publish the article.
- The author, in this case the contributing author (Contributor Author), will be sent a form or letter stating the validity of the scientific work, signed on an IDR 10,000 stamp. Then the author will be asked to send the email to [email protected].
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









