SEGREGASI PEMANFAATAN RUANG KOMUNAL PADA RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA KS TUBUN BERDASARKAN KARAKTERISTIK PENGHUNI

Authors

  • Fikri Alam Universitas Mercu Buana
  • Joni Hardi Universitas Mercu Buana

DOI:

https://doi.org/10.22441/vitruvian.2026.v16i1.006

Keywords:

ruang komunal, segregasi sosial, hunian vertikal, interaksi sosial.

Abstract

Urbanisasi yang meningkat pesat di Jakarta mendorong pengembangan hunian vertikal sebagai solusi keterbatasan lahan, namun memunculkan tantangan baru terkait keberagaman sosial penghuni yang berpengaruh terhadap interaksi sosial dalam rumah susun. Penelitian ini bertujuan menganalisis segregasi pemanfaatan ruang komunal pada Rumah Susun Sederhana Sewa KS Tubun berdasarkan Karakteristik Penghuni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode grounded theory digunakan melalui proses open coding, axial coding, dan selective coding, disertai konten analisis menggunakan perangkat JMP untuk menguji hubungan karakteristik penghuni dengan jenis kegiatan serta lokasi interaksi. Sebanyak 30 responden dipilih secara random sampling, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dan dokumentasi visual. Dari hasil analisis data terlihat adanya hubungan yang kuat antara tempat berinteraksi sosial dengan karakteristik penghuni. Kelompok dewasa paling aktif memanfaatkan ruang komunal, remaja cenderung memilih ruang semi-terbuka, sementara lansia lebih memilih ruang yang tenang dan dekat dengan hunian. Kelompok mayoritas agama dan etnis memanfaatkan ruang publik secara lebih luas, sedangkan kelompok minoritas lebih selektif dan memilih ruang yang dianggap netral. Tingkat pendidikan turut membedakan preferensi penggunaan ruang formal dan informal. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan ruang komunal masih tersegmentasi dan belum mendukung interaksi yang inklusif. Diperlukan strategi penataan ruang dan pengelolaan berbasis komunitas untuk mendorong interaksi lintas kelompok dan memperkuat kohesi sosial di lingkungan hunian vertikal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bunawardi, R. S., & Amin, B. (2019). PREFERENSI PEMANFAATAN RUANG PUBLIK DI RUMAH SUSUN SEWA MARISO DI MAKASSAR. Nature: National Academic Journal of Architecture, 6(2). https://doi.org/10.24252/nature.v6i2a2

Dinda Fitria Pida, Khadijah Nur Aini, & Cindy Amelia Putri. (2025). Dampak Urbanisasi terhadap Perkembangan Kota di Indonesia: Tinjauan dari Aspek Ekonomi Pembangunan. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(1), 226–238. https://doi.org/10.62383/wissen.v3i1.562

Glaser, B., & Strauss, A. (1967). The discovery of grounded theory: Strategies for qualitative research New York, Aldine de Gruyter. Dalam Strategies for Qualitative Research.

Hendrix, V., & Hardi, J. (2017). POLA PEMANFAATAN RUANG BERSAMA PADA RUSUNAWA JATINEGARA BARAT. Jurnal Arsitektur, Bangunan & Lingkungan, 6(3).

Ibrahim, M. , & O. I. (2020). Communal spaces and social interaction in high-rise housing: A review of residents’ behaviour patterns. Journal of Housing and the Built Environment, 35(4).

Jamika, F. I., Monica, F., Fitri, M. M., Syafardi, Z., Barlian, E., Dewata, I., Umar, I., & Syah, N. (2023). Pemukiman Vertikal Sebagai Upaya Mengatasi Kepadatan Penduduk di Indonesia. http://jkpl.ppj.unp.ac.id/index.php/JKPL/index

Lang, J. (1987). Creating architectural theory: The role of the behavioral sciences in environmental design. Permukiman Keecamatan Percut Sei Tuan, L. DI, Fransiskus Marbun, S., Yanti Gultom, D., Raihan Attaya, G., Aulia Putri, T., Clawdya Lubis, N., William Iskandar Ps, J. V, Baru, K., Percut Sei Tuan, K., Deli Serdang, K., & Utara, S. (2025). DAMPAK KEPADATAN PENDUDUK TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI KEECAMATAN PERCUT SEI TUAN. JMA), 3(11), 3031–5220. https://doi.org/10.62281

Said, R., & Alfiah, A. (2017). TERITORIALITAS PADA RUANG PUBLIK DAN SEMI PUBLIK DI RUMAH SUSUN ( STUDI KASUS : RUMAH SUSUN KECAMATAN MARISO MAKASSAR). Nature : National Academic Journal of Architecture, 4(2). https://doi.org/10.24252/nature.v4i2a5

Sucipto, I. B. (2021). SPEKTRUM RUANG KOMUNAL SEBAGAI WADAH INTERAKSI SOSIAL BAGI PENGHUNI PADA RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA DI JAKARTA. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 10(3). https://doi.org/10.32315/jlbi.v10i03.53

W. Creswell, J. (2014). Research Design : Qualitative, Quantitative, and mixed methods approaches. Dalam SAGE Publications (Vol. 1999, Nomor December).

Wellman, B., & Leighton, B. (1979). Networks, Neighborhoods, and Communities. Urban Affairs Quarterly, 14(3), 363–390. https://doi.org/10.1177/107808747901400305

Published

2026-03-25

How to Cite

1.
Alam F, Hardi J. SEGREGASI PEMANFAATAN RUANG KOMUNAL PADA RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA KS TUBUN BERDASARKAN KARAKTERISTIK PENGHUNI. Vitruvian [Internet]. 2026 Mar. 25 [cited 2026 May 29];16(1):61-74. Available from: https://training-ojs3-publikasi.mercubuana.ac.id/index.php/virtuvian/article/view/37623

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.