PENERAPAN WARNA PADA RUANG INTERIOR ANAK AUTIS
Keywords:
Autisme, Interior Ruang, Aplikasi WarnaAbstract
RingkasanPenderita autisme mempunyai gangguan pada interaksi sosial, komunikasi, imajinasi serta pola perilaku yang repetitif dan resistensi (tidak mudah mengikuti/menyesuaikan) terhadap perubahan pada rutinitas. Gangguan pada interaksi sosial ini menyebabkan mereka terlihat aneh dan berbeda dengan orang lain. Untuk menangani anak autis, salah satu metode yang dapat diterapkan adalah terapi warna. Terapi warna dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran anak akan keberadaannya dalam lingkungan. Hal itu dapat dilakukan dengan memberi warna panas atau hangat dalam desain interior kamar tidur, sehingga ketika setiap harinya mereka melihat warna-warna tersebut pikiran mereka terdorong dan sadar bahwa mereka ada dalam suatu ruangan.
Kata Kunci: Autisme, Interior Ruang, Aplikasi Warna
Abstract
People with autism have a disruption to social interaction, communication, imagination and repetitive behavioral patterns and resistance (not easy to follow/adjust) to changes in routine. This disturbance to social interaction makes them look strange and different from others. Autistic children can be treated with color therapy. This method is expected to raise children’s awareness of their existence within their environment. It can be done by applying hot or warm colors in the interior design of the bedroom, so when they see the colors everyday, their minds are pushed to realize that they are in a room.
Keywords: Autism, Interior Space, Color Applications.
Downloads
References
Akmal, Imelda. (2007). Menata Ruangan dengan Warna. Jakarta: PT Garamedia Pustaka Utama.
Chamidah, A. N. (2015). Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus. Pelatihan
Layanan Komprehensif bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi, 1-6.
Coulter, Rachel A. (2009). Understanding the Visual Symptoms of Individuals with Autism Spectrum Disorder (ASD). Optometry & Vision Development (OVD) Journal Volume 40. OH, United States.
DK. Ching, Francis. (2010). Arsitektur:Bentuk, Ruang dan Tatanan. Jakarta: Erlangga.
B, Denta Mandra Pradipta., Sylvia, N., dan Tiyama, I.A, Penggunaan Stainless Steel dan Pengaruh Warna pada Perkakas Dapur, Volume 6 Edisi 1 April 2019. Narada: Jurnal Desain Dan Seni. 6(1).
Edson, L. (1987). Cara Kita Belajar. Jakarta: Tina Pustaka.
Gunardi, T. (2008). Teori Sensori Integrasi Up 44 | Volume 5 Edisi 2, 2018
Date untuk Anak Autis. Jakarta: Autism.
Awareness Festival 18 September 2008. Autism Association of Western Australia. (2013). Shenton Park, WA: AAWA.
Indrawati. (2003, 14 Agustus). Bayi autis, bayi baik‟. Jawa Pos. 14 agustus 2003, 35.
Beaver, C. (2007). Designing for Autism. Building Schools for the Future. SENMagazineissues 46. UK.
Irawan, B. & Tamara, P. (2013). Dasar-Dasar Desain. Jakarta: Griya Kreasi.
Kusmiati, A. (2004). Dimensi Estetika pada Karya Arsitektur dan Disain. Jakarta: Djambatan.
Lawson, W. (2007). Sensory Issues in Autism. UK: The Autism and Practice Group-Learning Disability Services.
Listyani, M. (2016). Autism School di Batang dengan Prinsip Universal
Design. Skripsi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Mahardhika, R. V., & Budiono. (2012). Desain Interior Pusat Rehabilitasi
Autisme dengan Konsep “Season in Wonderland Revolution Clinic” dan
“Free Running Building” sebagai Sarana Terapi Interior Partisipatif. Jurnal Sains dan Seni Pomits, 1, 1-6.
Milne, Elizabeth. (2007). Visual Perception and Visual Dysfunction in Autism Spectrum Disorder: A Literature Review. British and Irish Orthoptic Journal 4, 15 – 20.
Mostafa, Mogda. (2008). An Architecture for Autism: Concept of Design
Intervention for the Autistic User. Archnet-International Journal of
Architecture Research (IJAR), Vol.2 – issue, 189-211.
Panero, Julius, & Zelnik, Martin. (1979). Human Dimension and Interior
Space. New York: Watson Guptil Publications.
Rachmita Maun H, Imam Santosa, Deddy Wahjudi, Widjaja Martokusumo, Kajian Penerapan Desain Universal Pada Ruang Perkuliahan Bagi Penyandang Disabilitas Pendengaran di Perguruan Tinggi (Studi kasus: Ruang Kuliah Gedung CADL di ITB), Volume 6 Edisi 1 April 2019. Narada: Jurnal Desain Dan Seni. 6(1).
Whitehurst, Teresa. (2006). The Impact of Building Design on Children with Autistic Spectrum. Good Autism Practice.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
A writer who will publish their article in the NARADA Journal of Design and Art agrees to the following conditions:
- The author owns the copyright and grants the rights to NARADA Journal of Design and Art as the party entrusted with publishing the article for the first time simultaneously licensed under the "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0" License. This makes it possible for other people to share the work with a form of acknowledgment of authorship of the work and initial publication in this journal according to the authorship of the article provided.
- Authors may enter into separate additional contractual agreements for non-exclusive distribution of the published journal version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book) with acknowledgment of initial publication in the NARADA Journal of Design and Art.
- Authors are permitted and asked to post their work online (for example, institutional repositories or on personal websites) after the article publication process. This avoids double publication or multiple submissions which will affect the similarity of writing of the published work.
- In order to maintain the value of originality and similarity of articles sent or submitted. Authors are asked to temporarily remove or hide the original article from other online systems until they receive the results and decisions from the NARADA Journal of Design and Art regarding the decision to publish the article.
- The author, in this case the contributing author (Contributor Author), will be sent a form or letter stating the validity of the scientific work, signed on an IDR 10,000 stamp. Then the author will be asked to send the email to [email protected].
Pemberitahuan Hak Cipta
Seorang penulis yang akan menerbitkan artikelnya dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni setuju dengan ketentuan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak kepada pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni sebagai pihak yang diberikan kepercayaan untuk mempublikasi artikelnya pertama kali secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi "Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0". Hal ini memungkinkan kepada orang lain untuk membagi karya dengan bentuk pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini sesuai dengan penulisan artikel yang diberikan.
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku) dengan pengakuan publikasi awal dalam NARADA Jurnal Desain dan Seni.
- Penulis diizinkan dan diminta untuk mempostingkan karyanya secara online (semisal, repositori institusional atau di situs web pribadi) setelah proses penerbitan artikel, Hal ini menghindari adanya double publikasi atau pengajuan jamak yang akan berpengaruh kepada adanya kesamaan penulisan dari karya yang diterbitkan.
- Demi menjaga nilai orisinalitas dan nilai kesamaan dari artikel yang dikirim atau diajukan. Penulis diminta untuk menghilangkan atau menyembunyikan secara sementara artikel orisinil dari sistem online lain yang sampai mendapatkan hasil nilai dan ketetapan dari pihak NARADA Jurnal Desain dan Seni mengenai keputusan publikasi dari artikel.
- Penulis dalam hal ini penulis kontributor (Contributor Author) akan dikirimkan form atau surat pernyataan keabsahan karya ilmiah, yang ditanda tangani di atas materai 10000. Dan selanjutnya penulis diminta untuk mengirimkan ke email [email protected].









